360 Degree Lounge & Bar (Closed)

2 komentar

Jakarta tidak pernah terpisahkan dari lifestyle dan nightlife yang membuatnya hampir disamakan dengan New York sebagai 'the City Never Sleep'. Setiap harinya keinginan para penghuni kota ini untuk mendapatkan pengalaman di luar sandang-pangan-papan-rekreasi selalu meningkat, salah satunya kebutuhan hangout dan networking bersama orang-orang terdekatnya. No wonder setiap harinya juga, Jakarta makin di penuhi dengan tempat-tempat hangout baru yang memfasilitasi para experiencer itu untuk mendapatkan pengalaman hangout yang tak biasa.

 
360 Degree Lounge & Bar boleh dibilang mencoba peruntungannya menghadirkan sebuah fasilitas pemenuhan kebutuhan akan pengalaman hangout bagi para pecinta lifestyle dan nightlife. Menempati lantai empat dan lima sebuah gedung yang menyatu dengan Sere Manis restoran di Jalan Haji Agus Salim atau pusat jajajan kuliner Sabang, 360 Degree hadir dengan standar lounge and bar dilengkapi dengan pengalaman menikmati malam Jakarta dari area rooftop-nya. Tidak hanya itu, lounge and bar ini juga dilengkapi area indoor berkapasitas hingga 50 orang dengan live music yang siap menemani waktu santai dan minum-minum cantik kamu. Tidak hanya minuman semacam cocktails, mocktails, squash, dll yang disodorkan lounge and bar bernuansa retro ini, tapi juga beragam menu simple Western seperti aneka pasta dan steak yang cukup untuk mengganjal perut dan memiliki harga cukup terjangkau.


Beruntungnya saya saat kesini sedang dalam rangka grand opening-nya dan semua minuman dibanderol Buy 1 Get 1. Sekedar ingin mencicipi varian minumannya sambil ngobrol-ngobrol cantik dengan teman-teman lama semasa kuliah, Lychee Squash (25K), Mango Squash (25K) dan Marquisa Squash (25K) melengkapi malam kami. Sambil menikmati musik rock alternative dan semilir angin Jakarta malam itu, sesapan demi sesapan ketiga minuman itu terasa sangat menyegarkan. Rasanya standar saja, hanya campuran soda dengan sirup lychee, mangga, dan markisa. Agak sedikit asam untuk yang mangga, sedangkan markisa dan lychee masih terasa manis. Namun ya, tetap saja tenggorokan saya terasa segar setelah meminumnya.

Malam semakin larut, lampu-lampu jalan dan gedung-gedung pencakar langit Jakarta semakin terlihat cantik dan memperlihatkan 'tak pernah tidurnya' Jakarta. Sebuah pengalaman baru bisa menikmati Jakarta dari ketinggian lantai lima di sebuah simple lounge and bar with affordable price.

So, are you a nightlife seeker or just a hangout lover? 360 degree maybe will be your new best choice to keep your night alive. 


360 Degree Lounge & Bar
Jalan Haji Agus Salim No. 16
4th & 5th Floor
Kebon Sirih / Sabang
Jakarta Pusat

Ragusa, the Never Dies Italian Ice Cream

6 komentar

Well, I might be the foodies who late to taste the famous old  Italian ice cream but prior to 'the oh-where-were-you' is posted on my forehead, I decided to visit this place yesterday during long weekend. As you may know, this place is located at Jalan Veteran 1 No. 10 next to Istiqlal Mosque. This place which has been established since 1932 is enclosed by old city building and famous resto and cafe which also become the tourism attraction of Jalan Veteran. When I was entering the cafe, I amazed with the decoration inside, the several black and white photos hanging on the wall, the chairs, and the ice cream machine, Ragusa still retain its ancient style. Seems like I was brought to the colonial era.

Of course, due to the crowd that waiting for a seat, my friend and I couldn't have to think of what we gonna eat except Ragusa's signature ice cream, Spaghetti Ice Cream and Banana Split, and oh also Cassatta Siciliana.

In a minute, the ice cream served into our table. The Spaghetti Ice Cream (27K) with it's unique spaghetti look a like texture has a perfect fusion of milk and vanilla. Not too strong. Sweet enough. Completed by a very nutty roasted peanuts, dry fruits, and melted chocolate. 


The Banana Split (22k) has a typical banana split fusion with strawberry, vanilla, and chocolate ice cream covered the banana. The difference is the ice cream was a home-made that I never taste such good fusion of ice cream like Ragusa's before.


Meanwhile, the Cassatta Siciliana (12K) made my tongue dancing along. It's a wonderful fusion of mochi flavor, strawberry, and vanilla. And I just love the mochi flavor. Very nutty and aahh it's like eating a mochi! Delicioso!


Will back someday for their another homemade ice cream, but maybe not in a weekend. The crowd made me breathless hahaha....



Ragusa Italian Ice Cream

Jalan Veteran 1 No.10
Jakarta Pusat

Manisnya Indonesia di Sere Manis

1 komentar

Satu lagi yang manis dari ranah kuliner Indonesia, Sere Manis. Restoran yang sepintas namanya diambil dari kata 'sereh', bumbu dapur yang dipakai untuk mengharumkan masakan ini, ikut meramaikan jejeran restoran Indonesia yang kini semakin marak. Terletak di sudut jalan Sabang, restoran yang belum lama berdiri ini terlihat manis menggoda setiap orang yang melewati Jl. Agus Salim atau seputaran Sabang. Menempati lantai dua sebuah ruko, Sere Manis menghadirkan suasana family dining yang cozy dengan deretan kursi plastik bernuansa rotan namun terbuat dari plastik dan deretan meja hitam panjang serta penerangan ruangan yang menghasilkan warna kuning soft yang menyejukkan mata.

Sere Manis menghadirkan beragam pilihan masakan Indonesia beserta beberapa menu otentik tradisional Indonesia. Singkat cerita saya tidak punya banyak ekspektasi karena rata-rata restoran Indonesia biasanya menyajikan menu dan rasa yang sama. Namun, mendengar rekomendasi teman saya bahwa beberapa menu disini beda dari yang lain, saya berani mencicipi beberapa menu disini. 

Mie Goreng Jawa di beberapa tempat yang pernah saya kunjungi menyuguhkan mie goreng dengan tingkat kemanisan yang tinggi. Namun Sere Manis berhasil membuat lidah saya bergoyang dengan paduan manisnya kecap dan rempah-rempah yang pas. Meskipun porsinya besar, sampai mie ini habis saya tidak merasa eneg karena kecap yang berlebihan.


Lebih unik lagi Mie Goreng Aceh-nya. Pernah sekali mencicipi mie Aceh di sebuah festival dan saya sangat tidak suka dengan rempah-rempahnya yang sangat menyengat baik bau dan rasanya. Sekali lagi, Sere Manis berhasil menyajikan menu otentik khas Aceh yang pas menurut saya. Rasa kunyit dan kapulaga dalam mie Aceh ini memang sangat menyengat dan membakar lidah saya, namun membuat saya ketagihan. Tekstur mie-nya yang besar-besar pun terasa lembut di lidah, plus sayuran dan potongan daging ayam terasa pas untuk porsi mie ini. 


Baru di restoran ini saya menemukan Soto Betawi yang isinya sangat beragam, kalau biasanya soto betawi hanya berisi daging dan kentang ataupun daging-daging pilhan, tapi di Sere Manis semuanya dijadikan satu dalam sebuha periuk dari tanah liat yang cukup besar. Kentang, potongan daging, paru, ati, sayuran, keripik, semua tumplek disini. Sepertinya ini cukup untuk dua orang. Gurihnya pas. Namun, sayang, santannya kurang kental sedikit, sepintas masih terasa seperti soto bening dan kok belum dikasih sambal kuahnya sudah pedas ya? Agak nggak biasa untuk tipikal soto betawi.


Penutup makan malam kali ini juga serba manis, saya sangat menyukai Es Kacang Merahnya. Kaya akan aroma dan manis gula jawa yang pas. Enak dan segar sekali. Ada pula Es Teh Sereh yang berbau sereh menyegat namun syaang harus ditambahkan gula cair begitu banyak untuk membuatnya tidak plain. Ice Green Tea-nya juga lumayan enak, hanya saja kurang susu sedikit lagi. 



Saya juga sempat mencicipi Gandasturi yang disajikan dengan susu cair. Gorengan yang sering dijumpai dipinggir jalan ini disajikan begitu apik oleh Sere Manis, balutan terigu yang crunchy dan adonan kacang yang lembut membuat Gandasturi jadi cemilan tradisional Indonesia yang 'berkelas' disini.

No more to say, I very recommend you to have a lunch or dinner here. Indonesia memang begitu kaya akan kuliner, disini Anda bisa memanjakan lidah dengan beragamnya menu otentik Indonesia dengan range harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp8.000 untuk appetizer; Rp.17.500 - 40.000-an untuk main course; Rp15.000-an untuk dessertnya.

Got anything to say about Sere Manis, don't hesitate to share with me here, eatersuntildiee. Let's love our country's culinary more!


Sere Manis

Jl. Haji Agus Salim No. 16
Sabang / Kebon Sirih
Jakarta
Telp. 021. 31909025
www.seremanis.com
@seremanissabang

Sakura Anpan Cake Shop

9 komentar

Booming toko kue akhir-akhir ini sedang melanda beberapa kota besar di Jakarta. Sejak macaroon dan red velvet mulai tersaji di berbagai restoran kelas atas yang kemudian turun di beberapa toko kue yang tadinya mati kemudian hidup kembali setelah semua orang ribut mencari makanan pemanis lidah tersebut, toko-toko kue baru pun mulai lahir selayaknya booming boyband dan girlband, sebuah budaya 'ikut-ikutan' a la orang Indonesia yang akhir-akhir ini happening.

Tapi tengoklah sebuah toko kue di daerah ujung jalan Sabang, tak jauh dari sebuah toko kue baru yang juga sedang happening saat ini. Saya tak sengaja menemukan toko ini karena saya memang jarang sekali ke daerah sini. Toko kue ini menarik perhatian karena di papan nama tokonya tertulis 'modern bakery' tapi yang saya dapatkan adalah sebuah toko kue klasik yang sangat jelas terlihat dari etalase kue-kuenya. Kemudian saya mengintip ke dalamnya dan wow, saya rasa ini memang toko kue jadul yang sudah berada disini sejak lama. Ternyata benar toko ini memang sudah ada sejak 31 tahun lalu. 


Melihat-lihat kedalamnya, toko kue ini juga merangkap bakery yang menjual beraneka roti. Toko kue ini mengingatkan saya pada kue-kue yang sering hadir di acara arisan-arisan jaman saya masih kecil. Sepintas mirip kue-kue di pasar kue subuh Senen. Di dalam etalasenya pun kue-kue itu di tata apik dalam nampan plastik jadul bukan dalam fountain cake tier. Terlepas dari penampilan jadulnya, yang membuat saya amazed adalah mereka punya banyak jenis cake mulai dari birthday cake, wedding cake, pudding, mini cake dan agar-agar yang bahkan semua dummy-nya pun dipajang di etalase. It's really made me drooling apalagi pas mendengar harganya yang MURAH BANGET! Rata-rata kue per slice-nya dibanderol mulai dari Rp3.000 - 5.000 saja, sungguh seperti belanja di pasar subuh Senen.

Terlepas dari harganya yang murah, saya nggak menemukan bahwa kue disini juga 'murah' rasanya. Empat kue yang saya cicipi kali ini Orange Roll, Fruity Orange Jelly, Blackforest, dan Chocolate Peanut Roll. Satu hal yang bikin saya kaget semua tekstur kuenya keras banget. Awalnya saya pikir ini kue bantat. Tapi pas saya gigit semuanya empuk dan lembut sekali! How come how come they made it?! Rasa jeruk yang ada di Orange Roll dan agar-agarnya sangat tidak biasa, ada wangi pemanis jeruk yang khas dan seolah membuat nafsu makan saya meningkat. Sungguh enak! Cokelat dan kacang di kedua cake Blackforest dan Peanut Roll pun sangat kencang namun tidak membuat eneg perut saya.


Mungkin Sakura Anpan ingin ikut bersaing dengan toko kue lain yang lebih modern makanya mereka menamakan toko kuenya dengan embel-embel 'modern bakery'. Padahal saya lebih suka mereka tetap mempertahankan gaya klasiknya, karena saya tahu mereka tetap bertahan sampai sekarang. Terbukti dari teman-teman pecinta makan seperti saya yang juga pecinta produk kue dari sini. Saya memang boleh telat mengetahui keberadaan toko kue ini, tapi saya nggak pernah telat mencintai produk Indonesia. Ah, nggak sabar ingin berkunjung kesini lagi!



Sakura Anpan Modern Bakery & Cake Shop

Jl. KH. Agus Salim No. 25-25A
Jakarta (kawasan kuliner Sabang)
Telp. 021 -  3144253, 3900093

Manon Chocolatier & Patissier

1 komentar

Another exploration of cake shop, last week I visited Manon Chocolatier and Pattissier in Kelapa Gading. I was looking for their signature macaroons since most of my food blogger friends said that Manon's macaroons  are one of the best in Jakarta cake shop. I don't addicted to macaroon, I mean don't really mad of macaroon like I mad of cheese  and red velvet cake. However, I just curious how does it taste since people said it's delicious.

Dropped my feet into this cute, colorful, look like a candyland, I was amazed by the big piramid of their macaroons display. I barely can't stop to take picture of them. Enough to say, I purchased their macaroons (IDR7,000 each), among others the Mild Chocolate, Royal Cream Cheese, Exotic Fruits, Tiramisu, and Strawberry. Okay, I braved to say that this Macaroons are good. It's chewy, not to sweet, and the filling cream is as good as it's name. Love the Exotic fruit and Tiramisu the most! 


Unfortunately, one thing that made me dissapointed was their unclear rules of taking a picture. The first time I made a permission to take their picture, one of the shopkeepers allowed me to take their cake shop picture. However, in the middle of taking the picture, some of the shopkeepers came in a rush and seemed to ban and repel me to take the picture. Wow wow wow....how come they did such arbitrarily actions! I really mad of them and lost my appetite to purchased their cakes more. 

Anyway, maybe @ManonLovers should consider in serving their customers better. At least they don't lose their customer just because their inconsistent rules. 



Manon Chocolatier and Patissier

Jl. Kelapa Nias Raya Blok GN/6
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Telp. 021-45847781

Email: customerservice@manonfoods.com
Website: www.manonfoods.com
Facebook: ManonChocolatier
Twitter: @ManonLovers

Al Tahrir Restaurant

0 komentar


I found this restaurant every time I go to swim at Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro Kuningan. Al Tahrir  is the name of this Middle East/Egyptian restaurant. I expected will get a truly Middle East or Egyptian cuisine when having dinner here. Unfortunately, whether the taste of the food is average or I have no Middle East tongue, I didn't think that the food I tasted was good enough...

I tried Kabsah Rice (58K) with Lamb since I confused with Arabica names of the foods offered hahaha....Kabsah rice is simply traditional yet national dish of Saudi Arabia made from long-grain basmati which is also used in cooking Biryani rice, a well-known dish from India. Kabsah here were served with a well-done lamb in a huge portion (if you a woman, I dare to eat this alone, unless you won't give up in the middle haha). The rice is not so tasty. I didn't taste the spices that actually added in which, I expected that, at least, I tried some kind of such spices in Biryani. Here it was tasteless. Sweet sensation only comes from the additional raisins on the top of the rice. However, I love the lamb so much. It almost soft, tender, savory and great in every slice. 

Besides the foods, you can also enjoy Shisha to complete your chill out time and 24 hours serving that make you feel the ambience of Middle East longer.

Well, for me, sounds I need to explore more Middle East or Egyptian cuisine next chance. Let's explore more!  








Al Tahrir Restaurant

Egyptian and Middle Eastern Restaurant Jakarta
Pasar Festival Blok LG 02A
Jl. H.R. Rasuna Said Kav C-22
Jakarta 12920

Phone number: +62-21 5263 187

Now Brewing: Starbucks Blonde Roast

0 komentar

Musim ini Starbucks kembali memanjakan penikmat kopi terutama para penikmat kopi yang light namun tidak kehilangan citarasa, body, dan acidity-nya. Starbucks Blonde Roast, jenis roast yang pertama kali diciptakan dengan 100% Arabica Coffee yang membawa citarasa lebih light dan mudah diterima oleh lidah awam sekalipun. 

Terdapat dua varian Starbucks Blonde Roast, yaitu:

Starbucks Veranda Blend

Blonde Roast dengan biji kopi dari Amerika Latin ini menghadirkan rasa cokelat dan kacang yang lighty toasted. Sedikit bold namun tetap cocok bagi yang awam sekalipun. Lengkapi ngopi sore cantikmu di teras rumah dengan pairing yang berunsur kacang atau milk chocolate.


Starbucks Willow Blend

Blend Amerika Latin dan Afrika Timur ini sangat cocok bagi lidah awam yang tidak suka kopi yang terlalu bold. Citarasa citrus yang light terasa seperti teh pahit bercampur lime juice di lidah, namun tetap terasa citarasa kopinya. Cocok dinikmati dengan pairing makanan yang memiliki rasa buah citrus.


Pssst...mulai bulan Maret 2012 pecinta kopi Starbucks dapat menikmati kemasan baru dari whole bean Starbucks. Kemasan yang lebih catchy ini dikategorikan berdasarkan roast profile-nya. Jadi sekarang pecinta kopi Starbucks bisa memilih kopi favoritnya berdasarkan rasa dan intensitas.

- Starbucks Blonde Roast Coffee : light body dan rasa yang mellow, subtle dan soft.
- Starbucks Medium Roast Coffee : medium body dengan citarasa balanced, rich, dan smooth.
- Starbucks Dark Roast Coffee: full body dengan citarasa robust dan bold.

Selain Blonde Roast, di musim Spring 2012 ini, Starbucks juga menawarkan 4 jenis makanan baru yang cocok jadi pairing untuk kedua kopi blonde tersebut.

VIA Red Velvet Cake Roll - 25K

Ekspektasi saya pertama kali tau ada red velvet di Starbucks langsung tinggi. Apalagi dengan boomingnya red velvet dengan cream cheese yang luar biasanya itu. Sayangnya, roll cake dengan lapisan butter cream dan VIA coffee ini terasa seperti kue bolu biasa, cenderung seperti chiffon yang basah.Setidaknya walau tanpa cream cheese khasnya red velvet, tabungan kacang mede renyah di luarnya tetap membuat cake ini patut jadi pairing buat light coffee di sore hari. 


Fillo Chocolate Raisin Pastry - 27,5K

I love the combination of couverture chocolate with rich cocoa butter dan perfect blend of melted chocolate, vanilla, butter, and raisin inside. Kulit pastrynya renyah banget!


 Chocolate Raspberry Danish - 22,5K

Again, I just love the pastry variants in this Spring season. Besides its crunchy, the sugar glazed and raspberry filling with melted chocolate bener-bener bikin nagih dan cocok buat menikmati kopi yang bold.


Toffee Almond Bars - 21K

Cake yang renyah dan padat dengan kacang almond, potongan white chocolate dan dark chocolate plus aroma coffe yang kuat ini sebenarnya agak kemanisan. Mungkin secangkir dark Sumatra coffee cocok jadi pairingnya.



Other food variants in Starbucks



Come and taste the new Starbucks Blonde Roast and its spring food in your nearest Starbucks coffee outlet, pals. Thanks for Starbucks Indonesia and @corrytjong for inviting me. I really love the lucky bag! Yay, finally got Starbucks tumbler for free!

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes