Desserts Heaven: Island Creamery

4 komentar

Seperti apa rasanya mengunjungi surga desserts? Rasanya mungkin seperti saat saya mengunjungi Island Creamery di Flavor Bliss, Alam Sutera, air liur saya sulit ditelan saking kepengennya nyobain semua cake dan ice cream yang menggoda perut. Dessert cafĂ© yang awalnya terkenal di Singapore ini menyajikan begitu banyak varian dessert mulai dari es krim dengan signature flavors seperti  Tiger Sorbet, Pear Sake, Cookies & Cream, Teh Tarik, dll; aneka cake seperti Rainbow Cake, Red Velvet, Blue Velvet, Chocolate Childhood Cake, dan aneka cupcakes. Mereka juga punya signature frozen desserts yang lebih menggiurkan, seperti Baked Alaska, Ice Cream Cake, dan Mudpie. Ada juga cokelat praline dengan beragam rasa bahkan ada yang diisi dengan red velvet cake!

Dessert yang menggiurkan juga didukung oleh suasana kafe yang look like a playground area. Mereka mengonsepnya selayaknya rumah untuk anak-anak, karena anak-abnak identik dengan makanan yang manis-manis, kan. Jangan heran kalau melihat beberapa kursi yang disediakan untuk duduk-duduk di cat warna-warna dan berukuran mini seperti kursi skeolah anak TK. Di beberapa sudut juga terdapat kolase foto-foto pengunjung yang boleh ditempel di sudut yang disediakan. Deretan toples cantik berisi cokelat warna-warni dan meises serta rak berisi aneka macam perlengkapan baking membuat suasana kafe ini makin meriah. 

Karena air liur makin menetes, saya akhirnya bersama teman-teman memutuskan memesan beberapa cake and ice cream, yaitu:

Red Velvet Cake (25K)

I’m sorry to say, Island Creamery sepertinya terlalu terburu-buru dalam mengikuti trend kue berwarna merah ini sehingga hasilnya malah sangat mengecewakan. Teksturnya kurang moist, cream cheesenya terlalu manis dan pewarna makanannya bahkan sampai menempel di tangan saya dan sulit dihapus. Wah, mudah-mudahan Island Creamery tidak ikut-ikutan menggunakan pewarna tekstil, ya untuk kuenya.


Rocky Road

This is heaven of chocolate. Kue ini hampir sepenuhnya dilapisi cokelat yang dipadu dengan kacang dan potongan marshmallow, teksturnya memang jadi agak sedikit keras pas digigit tapi tetap lembut saat mulai dikunyah. Enak!


Baked Alaska (32K)

Si Baked Alaska ini berupa es krim goreng dengan cream vanilla padat dan selai strawberry. Lembut banget dan manisnya pas. I love this one!


Red Velvet Chocolate Ball (5K)

Guess what, is this chocolate or cake? Both! Jadi ini kue red velvet yang dibentuk bulat kecil kemudian luarnya dilapisi cokelat. Untuk varian yang ini, kuenya manisnya pas, nggak seperti red velvet yang potongan besar.


Harga yang ditawarkan disini memang cukup pricey untuk es krimnya. But its worth to buy, kok. Harga dessert disini ditawarkan mulai dari Rp5.000 – 50.000. Overall, suasana yang nyaman dan colorful, Sayangnya, lokasinya terlalu jauh sih. Mungkin someday Island Creamery bisa reconsider untuk buka gerainya di Jakarta. Dijamin pasti banyak peminatnya.



Island Creamery
Flavor Bliss Alam Sutera, Ext Kav 11 
Jl. Alam Sutera Boulevard, Serpong
Phone :(021) 29005040 / (021) 29005041

Chinese Traditional Heritage at Paradise Inn

1 komentar

Beberapa minggu yang lalu, saya diundang oleh Boga Group yang membawahi nama-nama resto ternama seperti Paradise Dinasty, Ten Ten, Pepper Lunch, dll. kali ini mereka membuka sebuah resto baru di Plaza Indonesia, Paradise Inn. Resto ini mengusung konsep traditional Chinese inn yang digabung dengan casual dining concept dan tentunya dengan pilihan menu yang juga berkiblatkan pada Chinese traditional cuisines, desserts, dan Chinese tea. 

Unfortunately, because of most of the cuisines are non halal, jadi saya tidak mencoba begitu banyak menu disini. Teochow Style Crisp-fried Prawn Roll menjadi snack pembuka perut saya malam itu. Tahu goreng dengan balutan udang ini begitu renyah dan lembut dan tambah enak sambil dicelup kedalam saus madu yang manis dan gurih.


The next food is the best of all, Crisp-fried Crystal Prawn tossed with Butter and Cereal. I just never thought that a fried prawn will be served with butter and cereal. Aneh sih lihatnya, tapi ketika dicoba, it’s a breakthrough! Udang yang lembut dengan kulit yang sangat krispi diselimuti dengan sereal gandum yang manis merupakan perpaduan yang perfect dan membawa rasa baru di lidah saya. I hate prawn actually, tapi pas dimakan dengan sereal yang manis itu, saya suka banget!


Then, come into the main course, Sauted Venison with Blackpepper menjadi menu yang membuat saya tereran-heran. Because it’s Venison a.k.a daging rusa. Trust me I never wanted to try this until my friend said it’s as good as beef. Then okay, teksturnya memang seperti daging sapi hanya lebih lembut dan kenyal. Saya dapat mencium bau khas yang tidak ada di daging sapi atau ayam. Dibalut dengan saus blackpepper yang lumayan menusuk lidah, daging rusa ini menjadi the second winner after that Prawn.



Rasanya perut sudah mulai penuh, sebelum menuju desserts, saya mencicipi Lychee Mojito Iced Tea. Segar sekali rasanya minum minuman ini. Teh rasa leci dengan perpaduan manis, pahit dan sedikit aroma mint sangat cocok untuk melengkapi makanan yang agak pedas sebelumnya. 

 
Desserts time! Actually, Paradise Inn serves many kinds of traditional Chinese desserts, and most of all are pudding or sweet porridge/sago. But they have also Durian pancake, a traditional snacks famous in Medan, but they make it home-made with a thin-yellow-soft-pancake skin filled with durian. Rasanya jangan ditanya! I love durian so much, dan pancake ini menurut saya sempurna. Mereka tidak memakai krim manis lagi di bagian dalamnya sehingga rasa kesleuruhan pancake ini manisnya pas dan tidak membuat perut eneg.

 

Ada beberapa desserts lain yang juga saya cicipi seperti Mango Sago, Sweet Almond Paste, Double-boiled Hashima with Red Dates and Dried Longan (FYI, Hashima ini bagian dalamnya perut katak, lho, namun di Chinese traditional memang disajikan sebagai dessert karena bentuknya pun seperti jelly yang kenyal), etc. But for me, the next best desserts are Chilled Lemongrass Jelly with Lemonade. I love the jelly, aroma lemon grass-nya sangat harum dan menggugah selera. Jelly-nya juga lembut dan dingiin, segar banget dimakannya!


Begitu juga dengan Ah Bailing with Red Bean Sago, simpelnya sih ini bubur kacang merah dengan mocha. Teksturnya lembut hanya saja rasanya memang terlalu manis tapi saya suka mochinya. Oh ya Mango Pudding-nya juga enak. Manisnya pas dan lembut puddingnya. 



Untuk harga, Paradise Inn masih terjangkau dengan kantong anak muda, kok dan lebih enak sebenarnya untuk keluarga karena porsinya bisa untuk rame-rame juga. Untuk makanan berkisar antara Rp15.000 – 108.000, minuman berkisar antara Rp23.000 – 25.000, sedangkan desserts berkisar antara Rp25.000 – 58.000. 

Anyway, thanks for inviting me Paradise Inn, will be back soon for the Pancake Durian, again!

Paradise Inn
Plaza Indonesia Basement Level #25 – 27A
Website: www.boga.co.id

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes