NEW MENU : Ismaya Catering Cafe

0 komentar

Pertama kali aku tahu ada kafe ini waktu Jakarta Culinary Festival 2010 yang lalu. Aku piker awalnya ini memang beneran catering milik Ismaya Group dan tidak bisa dine in disitu, eh ternyata setelah banyak orang membicarakan, Ismaya Catering Café ini memang bukanlah rumah untuk cateringnya Ismaya tetapi memang restoran berkonsep kafe dan bisa dine in. Sejauh keberadaanya, aku belum sempat mampir mencicipi makanan disana dan baru kemarin aku berkesempatan hadir dalam rangka launching menu barunya Ismaya Catering Café.

Interior kafenya sendiri dibuat warm dan homey dengan nuansa kayu dan dinding bata merah serta pencahayaan lampu kuning yang meneduhkan. Furniturnya pun dibuat sederhana dan daur ulang. Tidak banyak aksen atau pajangan yang unik namun tetap membuat kafe ini tempatnya yang asyik buat menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Menu yang disajikan Ismaya Catering Café beragam mulai dari masakan Indonesia, Italian, Western sampai Japanese yang tersebar dalam sajian light bites, heavy bites dan dessert. Untuk minumannya tersedia aneka hot and cold drink dan yang unik mereka punya Oppa Shooter, soju cocktail dengan aneka rasa seperti yakult, lemon dan peach. Enough blabbering about their menu, yuk intip apa saja menu baru mereka bulan ini.

Easy Bites Menu

Nachos with Beef Chili Con Carne – 45K

Corn Tortilla renyah ini disajikan bersama Beef Chili Con Carne dan dilengkapi dengan potongan jalapeno, irisan cabe merah, dan 3 sauces: salsa, guacamole, dan sour cream. Sayangnya, buat saya sausnya terlalu manis, kalau dibuat agak light sepertinya lebih ‘nendang’. Untuk sausnya salsa dan guacamole selalu jadi favorit saya.


Mexican Cheese Quesadilla – 48K

Lembaran quesadilla ini berisi jamur, paprika, onion, coriander leaf, dan keju dilengkapi dengan potongan jalapeno dan irisan cabe merah serta 3 saus seperti pada pelengkap nachos. Teksturnya quesadillanya lembut dengan pinggiran yang crunchy dan isi didalamnya juga menjadi pelengkap yang pas dan cukup mengenyangkah. Hanya saja porsinya terlalu kecil even untuk 1 orang.


Selain kedua menu di atas, ada juga Takoyaki (42K) & Shrimp, Enoki and Tofu Fried Basket (45K) dalam deretan easy bites.

 Heavy Bites Menu

Nasi Goreng Kecombrang – 45K

Nasi goreng ini menjadi favorit saya karena terbuat dari campuran bunga kecombrang yang aromanya harum sekali seperti perpaduan daun jeruk, sereh dan kemangi. Nasi goreng ini disjaikan dengan suiran ayam, acar dan telor.


Soto Tangkar with Jasmine Rice – 45K

Ah sangat disayangkan Soto Tangkar ini jauh sekali dari ekspektasi saya yang kebetulan penyuka Soto Tangkar. Kuah sotonya malah lebih mirip soto kuning dan kurang bersantan serta kurang pekat. Soto ini berisi potongan daging dan tendon, irisan tomat, kentang, daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Disajikan dengan nasi putih dan emping.


Double Trouble Spaghetti (65)

Spaghetti Aglio Olio ini merupakan menu unggulan Ismaya Catering Café, disajikan dengan crackling pork yang pedas dan crunchy. Sayangnya, saya tidak mengonsumsi pork, jadi tidak bisa mencicipi rasa asli hidangan ini.


Selain, ketiga menu di atas, terdapat dua menu baru lainnya yaitu Balinese Satay Lilit with Jasmine Rice (55K) & Nasi Bakar (48K).

Desserts

Molten Chocolate Cake with Vanilla Ice Cream – 40K

This molten cake is heaven! Teksturnya lembut dengan cokelat meleleh yang tidak terlalu pekat dan manis. Semuanya terasa pas ditambah dengan es krim vanilla yang juga light. The best thing is how can I resist something melt in my mouth hihihi. Love this cake!


Singkong Belanda – 32K

Singkong goreng ini bisa jadi pilihan pas untuk yang kangen cemilan tradisional. Disajikan hangat dengan lelehan saus caramel dan parutan keju di atasnya. What’s missed? Singkong ini kurang gurih dan saus karamelnya kurang banyak. Mungkin kalau ditambahkan sedikit porsi sausnya akan membuat rasa singkongnya lebih blend.  


Drinks

Red Melon Berry Refresher – 35K

Mocktail ini terdiri dari campuran soda, red melon, dan strawberry. Rasanya asam manis dan menyegarkan!


Virgin Apple Mojito – 35K

Mojito ini terasa begitu segar dengan rasa apel yang light dan aroma serta sensasi mint yang lebih menyegarkan dari minuman sebelumnya. Simply love this!



Semua menu baru di atas akan resmi diluncurkan tanggal 28 Februari 2014 besok! Overall, saya sangat menikmati menu-menu baru dari Ismaya Catering Café, hanya saja saya menyayangkan porsi makanannya yang kecil sekali. Well, maybe Ismaya Catering Café could consider this one. Thanks Ismaya Catering Café for having me and other food bloggers last night. So, mark your calendar and get ready to try the new menu of Ismaya Catering Cafe, eaters!

Ismaya Catering Cafe
Grand Indonesia Shopping Mall
West Mall, Level 5
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jakarta Pusat 
Telp. 021-23581157
www.ismaya.com
instagram @ismayacatering

Miniatur Kota Solo dalam Dapur Solo

22 komentar

Kota Solo merupakan kota yang pernah membuat saya jatuh cinta setengah mati bukan hanya dengan ketenangan kota dan kedamaian suasananya tapi juga dengan beragamnya kuliner tradisional yang masih dengan mudahnya ditemui di tiap sudut kota Solo. Sebagai orang Jakarta yang pernah melakukan solo traveling ke kota Solo, saya kadang rindu dengan makanan Solo, tapi sayangnya susah sekali mencari kudapan khas Solo di Jakarta yang benar-benar autentik. Untungnya, ada restoran Dapur Solo yang baru-baru ini mengadakan perayaan hari jadi kota Solo yang ke-269 dengan menyelenggarakan “PESTA GELAR MASAKAN SOLO”. Yay, betapa senangnya saat saya menyadari bahwa restoran yang sudah berdiri sejak tahun 1988 ini begitu peduli akan pelestarian masakan khas Solo di kalangan penduduk Jakarta terutama anak muda seperti saya yang mungkin tidak aware akan masakan tradisional.


Dalam acara ini, Ny. Swan Kumarga, pendiri Dapur Solo, menceritakan tentang jatuh bangunnya restoran ini yang dimulai hanya dari garasi rumah hingga menjadi restoran yang kini bahkan punya 4 cabang restoran utama Dapur Solo, catering service, lunch box service dan pusat oleh-oleh khas Solo. Beliau mengutarakan keinginannya untuk memperkenalkan masakan Solo terutama yang sudah sangat jarang ditemui kepada generasi muda untuk dilestarikan. Apa saja yang diperkenalkan Ny. Swan kepada kami hari itu, yuk intip jelajah masakan Solo saya berikut ini...

KUDAPAN

Cabuk Rambak

Wah betapa senangnya hati saya bisa menemukan kudapan ini di Jakarta! Soalnya di Solo pun kudapan ini sudah sangat susah ditemui. Saya ingat sekali pertama kali saya mencicipi Cabuk Rambak ini di Pasar Gedhe Solo, di seorang ibu yang menjualnya secara lesehan hanya dengan harga Rp2.500 saja per porsi. Cabuk Rambak yang biasa dijadikan sarapan pagi orang Solo ini terdiri dari ketupat yang disiram dengan bumbu yang terbuat dari kacang, wijen, dan daun jeruk. Cabuk Rambak ini rasanya persis dengan yang saya makan di Solo. Sangat terasa tekstur serat-serat kacang dan wijen pada bumbunya dengan aroma daun jeruk yang khas. Kudapan ini disajikan dengan Karak, kerupuk yang terbuat dari nasi yang gurih rasanya.


Brambang Asem

Waktu ke Solo saya tidak menemukan kudapan ini sama sekali dan ternyata benar kata Ny. Swan, kudapan ini hampir punah bahkan orang Solo-nya pun sudah jarang yang menjual ini. Brambang Asem ini mirip seperti pecel hanya saja daun yang dipakainya adalah daun ubi jalar atau jeglor. Daun ini tekstur dan rasanya mirip daun kangkung, direbus hingga layu kemudian disajikan dengan siraman sambal brambang yang terbuat dari cabe rawit, gula jawa, adam jawa, daun jeruk, terasi dan bawang merah (brambang) bersama tempe gembus bacem yang terbuat dari ampas kelapa. Secara keseluruhan rasanya nano-nano, ada pedas dan manis dari bumbunya serta manis khas bacem yang membuat hidangan ini enak dinikmati juga untuk pelengkap makan siang.


Bubur Lemu

Hati-hati kebayakan makan bubur ini nanti bisa gemuk loh hihihi...kok bisa? Lemu dalam bahasa Jawa artinya gemuk karena setelah menyantap masakan ini kita bisa jadi gemu karena mayoritas isi dari bubur ini bersantan hehehe...Bubur Lemu juga salah satu kudapan yang hampir punah, terdiri dari bubur santan yang serupa dengan bubur yang dipakai untuk bubur ayam disiram dengan opor ayam kampung berisi tahu dan telur serta sambal krecek. Rasanya buat saya seperti menikmati opor ayam dengan bubur saja, gurihnya kuah opor berpadu dengan sambal krecek yang pedas membuat kudapan ini terasa nikmat sekali. 

  
Bubur Jagung

Setelah yang gurih dan pedas, kini masuk ke kudapan yang manis-manis. Bubur Jagung merupakan kudapan yang baru di Dapur Solo ini. Terbuat dari pacar cina dan jegung rebus serta disiram santan cair. Saya suka sekali bubur ini karena manisnya pas dan aroma daun pandan dari santannya menambah kelezatan bubur ini. 


Kue-Kue Kecil
Ki-ka : Pastel, Mendut, Sosis Solo, Jadah Blondo, Nagasari, Semar Mendem


Pastel, kudapan ini sudah pasti familiar bagi kita, mudah ditemui di Jakarta dan sudah banyak modifikasi pada isi di dalamnya. Pastel a la Solo berisikan wortel, buncis, daging ayam, soun dan telur rebus. Kulit luarnya pun garing. Sangat cocok dinikmati dengan cocolan sambal kacang. 

Mendut, kudapan ini menurut saya mirip dengan klepon hanya saja adonannya lebih tebal. Mendut terbuat dari adonan ubi atau singkong dan diluarnya dilapisi lagi dengan areh atau snatan kenatl serta diisi lelehan gula jawa di dalamnya. 

Sosis Solo, kudapan ini juga sudah terkenal di Jakarta. Berupa dadar gulung yang diisi dengan daging sapi atau ayam. Saya suka sekali sosis Solo karena cincangan daging yang melimpah di dalamnya membuat kudapan ini jadi nagih hihihi...

Jadah Blondo, nama kudapan ini berasal dari dua komposisi di dalamnya, jadah terbuat dari ketan yang serupa dengan uli sedangkan blondo terbuat dari santan yang diaduk terus menerus selama berjam-jam hingga kering. Rasanya gurih sekali.

Nagasari, kudapan ini kalau di Jakarta dikenal dengan kue pisang. Terbuat dari tepung beras dan santan yang dikukus kemudian diisi potongan pisang. Rasanya seperti pada umumnya kue pisang, kenyal dan manis.

Semar Mendem, saya ingat sekali Mama saya dulu suka membuat kue ini, tapi ternyata kalau asli Solo modelnya berbeda hehe...Semar mendem mirip seperti lemper yang diisi dengan potongan ayam namun dibalut dengan kulit dadar gulung kemudian disiram dengan areh atau santan kental. Rasanya sedikit asin namun gurih.

Banyak sekali kudapan khas Solo dan hampir bisa saya bilang semua kudapan ini rata-rata bisa ditemui di semua pasar tradisional di Solo seperti Pasar Gedhe Solo. Sementara di Jakarta, hanya kudapan-kudapan seperti kue-kue kecil yang bisa ditemui di pasar kue Jakarta, sementara yang lainnya seperti Brambang Asem, Bubur Lemu atau Cabuk Rambak masih sangat sulit ditemui.

JAJANAN PASAR

Ah melihat jejeran jajan pasar ini saya langsung teringat masa kecil saya saat sering melihat jajan pasar ini dijual oleh penjaja keliling komplek rumah saya. Sekarang ini rasanya sulit menemukannya di Jakarta dan kalaupun ada harus ke pasar-pasar tradisional. Jajan pasar ini biasanya terdiri dari Cenil, terbuat dari tepung singkong yang diberi warna, biasanya pink; Grontol, jagung rebus; Tiwul, singkong yang diolah dengan gula jawa sehingga rasanya jadi manis; Sawut Singkong, singkong yang diparut kasar kemudian direbus dan rasanya manis; dan Ketan Hitam, ketan berwarna hitam yang direbus. Kesmeuanya biasanya bisa dinikmati bersama atau dipilih sesuai selera mau dimakan bersama apa, misal Tiwul dengan Cenil saja, Tiwul, Grontol, Ketan Hitam, atau sesuai selera dan kesemuanya dilengkapi dengan taburan kelapa parut.


HIDANGAN UTAMA

Nasi Langgi Solo

Nasi Langgi ini merupakan paket lengkap yang terdiri dari nasi tumpeng kuning yang legit dan harum disajikan bersama ayam goreng, teri, sambal goreng kentang, telur dadar tipis, abon sapi, serundeng kealapa, kering kentang, kerupuk udang, lalap dan sambal.


Selat Solo

Hidangan ini merupakan my most wanted saat kulineran di Solo dan di Dapur Solo pun hidangan ini menjadi salah satu yang di cari. Menyantap masakan ini seperti menikmati steak dengan sentuhan lokal dengan kuah seperti kuah semur namun sangat cair. Seporsi Selat Solo ini disajikan bersama potongan daging sapi yang juicy, selada, kentang, wortel, buncis, lering kentang, potongan telur, acar ketimun dan mustard. Saya suka sekali hidangan ini karena persis seperti makan steak hanya saja berkuah!


Lontong Solo 

Hidaangan ini tampilannya sama seperti lontong di Jakarta atau mirip dengan Lontong Cap Go Meh. Isinya berupa potongan lontong dengan ayam suir, rendnag daging, sambal goreng kentang, pindang telur, dan kerupuk udang. Kuah santannya gurih dan ringan dan tidak terlalu asin.


Nasi Liwet Solo

Solo juga punya nasi liwet lho, bedanya dengan nasi liwet Jawa Barat, nasi liwet Solo lebih gurih karena dimasak dengan santan dan kaldu ayam. Nasi liwet ini disjaikan dengan ayam suir, sayur labu siam, pindnag telur, ati dan ampela ayam, telur kukus, tempe bacem, rambak dan areh yang membuat nasi ini makin lengkap nikmatnya. Tak heran hidangan ini menjadi best seller di Dapur Solo terutama untuk lunch box-nya. 


Tengkleng Kambing

Ini merupakan salah satu hidangan khas Solo favorit saya. Makanan berkuah yang berisi tulang dan daging kambing. Tengkleng dimasak dengan berbagai rempah sehingga menghilangkan bau anyir pada daging kambingnya. Hanya saja buat saya kuah tengklengnya kurang pekat sehingga rasanya 'nanggung'. 


MINUMAN

Es Dawet

Nggak salah lagi minuman ini merupakan salah satu minuman khas Solo, coba mampir ke pasar-pasar tradisional di Solo, pasti banyak sekali penjualnya. Dapur Solo pun menyajikan minuman ini dengan membuat dawet-nya dari daun suji asli sehingga menghasilkan warna hijau yang alami. Disajikan dersama santan dan gula jawa yang manisnya pas, minuman ini sangat nikmat dan segar sekali jika dinikmati di siang hari yang terik. 

Wedang Ronde

Siapa yang tidak tau wedang ronde, minuman hangat ini terbuat dari kuah jahe dihidangkan bersama ronde (mochi) berisi kacang tanah, kolang-kaling dan taburan kacang tanah. Wedang di Dapur Solo ini dibuat khas Solo jadi tanpa gula. Rasanya sedikit hambar kalau buat saya, namun jahenya menghangatkan. Buat yang suka manis, tenang kamu bisa request tamabahn gula cair, kok. 

Wedang Uwuh

Uwuh dalam bahasa Jawa berarti sampah, jadi boleh dibilang ini adalah wedang sampah hehehe...kenapa sampah? karena aslinya minuman ini terdiri dari dedaunan yang terlihat seperti sampah. Minuman ini terbuat dari jahe dan batang kayu secang yang menghasilkan warna merah yang cukup pekat. Minuman ini disajikan hangat dan sangat pas dinikmati dalam cuaca dingin. 


Rasanya saya beruntung sekali bisa menikmati miniatur kota Solo hanya dengan masuk ke Dapur Solo. Menikmati hidangan dan kudapan langka khas Solo membuat saya makin menghargai kuliner Indonesia ini dan tentunya berusaha untuk terus melestarikannya. Yuk, sama-sama mencintai masakan Indonesia mulai sekarang. 

Dirgahayu kota Solo ke-269, semoga jaya selalu begitu pula dengan Dapur Solo, semoga terus menyajikan hidangan khas Solo yang menginspirasi. Thanks juga buat Mbak Caturguna Yuyun Ang yang sudah menggagas acara ini dan mengundang saya berbahagia bersama teman-teman media dan bloggers.


Dapur Solo
Jl. Panglima Polim 1 No. 95
Kebayoran, Jakarta Selatan
Telp. 021-7222311
www.dapursolo.com

Cabang Lain:

Dapur Solo - Sunter
Jl. Danau Sunter Utara No. 7
Jakarta Utara 14350
(021) 29615353

Jl. Danau Sunter Utara R35-37
Sunter, Jakarta Utara 14350
(021) 6405812

Dapur Solo - Serpong
Ruko Melati Mas Square 
Blok A1 No. 22-23
Jl. Raya Serpong - Tangerang
(021) 53150505

7E935BDYEV3Y

Valentine's Special Flavors from Elicxir Gelato

0 komentar

I love February, soalnya tiap bulan ini pasti banyak promosi menarik dari restoran-restoran atau kafe favorit saya, salah satunya Elicxir Gelato. Kalau sudah pernah baca post saya sebelumnya tentang gerai nitrogen gelato ini disini, pasti kamu makin aware kalau Elicxir selalu menghadirkan seasonal flavor yang bikin ngangenin hihihi...


Di bulan penuh cinta ini, Elicxir juga menawarkan beberapa varian baru dalam acara launching flavor barunya minggu lalu di pop-up store mereka di Plaza Indonesia yang akan segera move 4 bulan lagi. So before you miss their unique nitrogen ice cream, here's the sneek peek about what I try that night!


Ambon Netherland

Tidak hanya namanya yang unik, campuran gelato ini pun sama uniknya. Memadukan pisang ambon asal Indonesia dengan speculas biscuit asal Belanda. Sudah pasti kebayang harumnya wangi pisang ambon dipadu dengan aroma cinnamon dan ginger yang menyengat dari speculas biscuit membuat gelato ini terasa 'pisang banget' tapi dengan aroma kayu manis yang makin bikin nagih . Yang suka pisang wajib nyobain!


Everything about Marie

and I love everything about this gelato! I feel back to my childhood when I used to snack this biscuit. It's soooo milky dan aroma biskuit marie-nya benar-benar enak banget! Nothing left to say. I'm addicted with this gelato!


Toast My Jam

Nah ini dia salah satu seasonal flavor bulan ini. Paduan french toast gelato dengan selai srikaya. Rasanya persis seperti saya makan roti bakar dengan selai srikaya. Suka banget sama selai srikayanya yang half-homemade by Elicxir. 



Love on Top

The second seasonal flavor is a Valentine's Special Menu, spesial untuk yang merayakan Valentine nih hehehe...Perpaduan sempurna dari red rum gelato dan strawberry milk gelato-nya memberikan rasa manis yang tidak terlalu kuat dan aroma yang menggoda. Ditambah dengan shot of cream cheese yang terasa banget kejunya dan love velvet cookies di atasnya, gelato ini cocok banget deh untuk dinikmati bersama orang tercinta kita. Sayangnya, khusus gelato ini kamu harus cepat memakannya karena lebih cepat mencair dari varian yang lain. Anyway, I wish the cream cheese is spread more on top hahaha...


Selain memperkenalkan dua menu seasonal, Elicxir juga mengajak para food blogger untuk food testing light bites mereka berupa Eclair dan Choux yang diisi dengan gelato pilihan yaitu, Milo Dinosaur dan Banana Nutella. Nantinya sih, kita bisa memilih mengisi eclair dan choux ini dengan varian gelato apapun. So far, I love how crunchy the texture of the choux and eclair. Gak ikutan melted saat dicampur si gelato. Porsinya pun cukup besar untuk teman makan es krim. 


Well, there's always a reason to eat ice cream and when you visit their store, don't forget during this month they have a photo competition, #ElicxirMoment Photo Competition. Caranya gampang banget:

- Buat foto bersama orang tercinta kalian bisa pacar, suami, teman, adik sahabat atau orang tua sambil menikmati Elicxir gelato favorit kalian

- Daftarkan diri di campaign.com/ElicxirMoment atau kirimkan foto kalian ke email : join@campaign.com atau Whatsapp ke nomor 081366666690 disertai dengan 'Nama', Álamat', dan 'Judul Foto kamu'.

- Jangan lupa undang teman untuk Vote photo kalian.

- Kompetisi berakhir pada 21 January 2014.

Hadiahnya seru banget loh, 1 orang The Most Voted akan mendapatkan voucher Elicxir senilai Rp250.000 & Rp100.000 dan Jury's Voted akan mendapatkan 1 cup premium gelato.

Yay, yuk rayakan bulan penuh cinta ini sambil makan Elicxir Gelato dan dapatkan hadiah serunya!


Elicxir Artisan Gelato

Plaza Indonesia Extension
5th Floor #19
Jl. M.H Thamrin
Jakarta (Across Pancious Pancake House)
@ElicxirGelato

The Strudels Factory House & Cafe

0 komentar

I’m not gonna talk about the other hippest place in Bandung, I just wanna share how I filled my empty belly with All You Can Eat menu from one of well-known café in Progo. It might be the hippest street in Bandung since it covers several best hang-out places such as Hummingbird, Rocca & Co., Tokyo Connection, Hartwood, Giggle Box, the oldest Kopi Progo, The Strudels Factory House & Cafe, etc. I chose the latter since I’ve already bought the All You Can Eat (AYCE) voucher. The Strudels Factory House & Cafe which is located right across Hummingbird this month offered an AYCE offer for only IDR75,000. I decided to buy this voucher since I curious about this Austrian cake which is modified with Indonesian taste.


It has a small area when I stepped on its courtyard. I thought it’s a small cake shop, but when I entered they have a spacious indoor and outdoor area with warm lighting and urban vintage interior. In the front area, there are three area with cozy long black sofa and each partitioned with a thin curtain, make each room feel private and so romantic for couple hehe. In the backyard, there are also spacey area with long sofa and small garden. I choose the front area since it seems private for me and my boyfriend haha.


I simply didn’t expect anything from the AYCE menu, since they have certain menu to choose in the AYCE package, so I ordered what I feel the best for me. First is appetizer, Broccoli Soup. The soup was served hot with long thin strudels on the top of the cup. It’s savory and rich of broccoli. Nothing special from this soup.


At least, the Green Tea Thai Ice Tea which is so refreshing, neutralize my tummy with its sweetness.


Next, I chose Mushroom & Cheese Strudels. When it came to my table, it was look like a stack of nugget burger. On the top, it’s a burger-look-a-like strudel followed by stack of nuggets covered with a super melted mozzarella cheese and the other strudel in the bottom then crunchy fries. I wonder where the mushroom is since the title of this menu is Mushroom & Cheese, and I found the hint when I bite the nugget, voila, the mushroom was inside the nugget! Everything was okay for me. The nugget and fries was fried well and the melted mozzarella cheese never gone wrong for this kind of food.


Then, on a half-full belly, I push myself to eat the Grilled Chicken Strudels. The grilled chicken was so juicy and tender. It better with mushroom and melted mozzarella cheese on the top of it.


Then, this is the signature and most favorite dessert, Apple Strudels. It came i a big portion, a super high stack of strudels. The strudels itself was so puffy and soft filled with cream and apple slices and condensed milk as the sauce. Overall, this apple strudels is good, sweet enough and I love the crunchy texture of its strudels.


Anyway, I was so full with those strudels, the AYCE package was satisfy enough even though I just taste some of the menus. I didn't know how full my belly are if I keep order all of them hahaha...Moreover, I really enjoy the ambiance here til I feel it's enough to eat and better to stay relax in the sofa til my hubby decided to buy such curtain hahaha...

One conclusion, after munching some sweet and salty strudels, I think strudels is better served sweet than salty as in main course. It's my tastebuds, how about you, eaters? Share your story and tell me which's best for you.

The Strudels Factory House & Cafe
Jl. Progo No. 13
Riau, Bandung
022-4241075


Variasi Dessert Nan Unik a la Egg Nest Bistro

0 komentar

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa nama sebuah restoran terinspirasi dari nama pemiliknya. Dalam ekspektasi saya si pemilik sudah pasti punya passion yang besar dalam dunia kuliner hingga ia membangun restoran impiannya dengan namanya sendiri dan itu memang terbukti benar saat saya bertemu langsung dengan pemilik Egg Nest Bistro, sebuah restoran yang menyatu dengan Oak Tree Hotel di bilangan Jakarta Selatan. Sebutlah ia Agnes Juniper, yang menceritakan betapaa ia mencintai dunia kuliner meskipun bukan lulusan F&B dan selalu penasaran untuk menciptakan masakan-masakan yang tak terpikirkan oleh banyak orang. Dengan ‘memplesetkan’ nama Agnes menjadi ‘egg nest’ yang terdengar sama seperti pelafalan orang asing pada namanya, terbentuklah Egg Nest Bistro yang terinspirasi dari sebuah telur dan sarang yang bermakna rumah dimana setiap orang terlahir dan kembali pulang. Tidak sampai situ, Agnes juga memikirkan bagaimana agar restoran ini tidak hanya sekedar memajang aneka bentuk sangkar burung di tiap meja atau hiasan pepohonan dengan sangkar burung menempel di dahannya, tapi juga menciptakan aneka hidangan yang unik. 


Egg Nest Bistro menempati area lantai dasar hotel dengan kapasitas pengunjung yang cukup banyak karena orang-orang yang menginap di Oak Tree Hotel pun mendapat ‘jatah’ sarapan pagi disini. Meskipun begitu, interiornya yang temaram dengan set meja yang disusun apik dan modern, membuat restoran ini tetap terasa private, teduh dan nyaman. Egg Nest Bistro meyuguhkan beragam variasi menu mulai dari Western food, Asiann food hingga Italian Food dengan kategori lengkap mulai dari light bites, salad, soup, pasta, aneka steak, dan dessert yang cantik! Pada kunjungan beberapa minggu lalu, saya berkesempatan mencicipi beberapa varian appetizer dan dessert mereka yang very mouth-watering!


Egg Nest Special Salad - 58K 

Nggak pernah terbayangkan di benak saya kalau sangkar burung ini benar-benar bisa dimakan! Sangkarnya ternyata terbuat dari parutan kentang yang crunchy seperti rosti a la Swiss dan diberi potongan smoked beef, telur setengah matang, hollandaise sauce dan bayam serta selada dalam tumpukannya. Semuanya terasa segar apalagi kentangnya yang garing hanya saja kelamaan keseluruhan rasanya menjadi sedikit hambar di mulut saya. 


Nested Pavlova - 48K


Dessert cantik ini terbuat dari susunan meringue (gula-gula manis yang terbuat dari putih telur dan bertekstur ringan) dengan blueberry dan strawberry cream dan kismis di tiap lapisannya. Rasa meringuenya tidak terlalu manis begitu juga dengan berry cream-nya menghadirkan rasa asam yang menetralkan manisnya si meringue. Simply love this dessert!



Panna Cotta  - 48K

Panna cotta ini disajikan dengan sauce melba, saus asam manis yang terbuat dari campuran buah berry. Teksturnya lebih padat dari umumnya panna cotta biasa dengan aroma dan rasa susu yang kuat dan terlalu manis buat saya.


Chocolate Parfait Merry-Go-Round - 58K

Dessert ini sangat coock bagi pecinta cokelat seperti saya. Lagi-lagi Agnes menciptakan sarang dibawah tumpukan 3 scoop chocolate ice-cream dan ice cream cone yang terbuat dari corn flakes dan cokelat! Sayangnya karena disajikan terlalu dingin, chocolate nest-nya jadi sangat keras dan susah dipotong, tapi pas dimakan langsung terasa kerenyahan si corn flakes dan cokelat yang manisnya pas.



La Fleur Cake - 68K

Nah, tebak ini bunga asli atau palsu? Bunganya sih palsu hihihi tapi percaya nggak percaya isi di dalam potnya bisa dimakan! La Fleur Cake ini merupakan dessert baru dari Egg Nest Bistro yang terbuat dari perpaduan soft cheese cake dengan chocolate mousse dengan dark oreo crumble yang menyerupai lapisan tanah di atasnya. Cheese cake-nya begitu lembut dipadu dengan chocolate mousse yang manisnya pas. Porsinya pun besar sekali jadi cocok untuk sharing. A veru unique and recommended dessert I’ve ever found! A MUST try!


Selain dessert yang cantik dan unik, Egg Nest Bistro juga memiliki favorite drink yaitu Fruity Yakult Drink yang terbuat dari yakult dicampur dengan aneka sirup rasa buah seperti stroberi, mangga, leci, peach dan green tea. Saya mencicipi Yakult with Green Tea. Sayangnya menurut saya rasa asam khas yakult malah sedikit hilang menjadi tawar pas bercampur dengan green tea dan terasa aneh sekali di mulut saya hihihi...

  

Overall, Egg Nest Bistro bisa menjadi tempat yang cozy buat kamu-kamu pecinta dessert atau makanan manis. Dengan harga dan porsi yang sesuai, Egg Nest Bistro juga akan menjadi rekomendasi saya untuk kembali mencicipi aneka makanan non dessertnya. Jangan lupa dapatkan diskon 35% jika kamu booking Egg Nest Bistro melalui qraved.com yang bisa kamu temui fiturnya di bawah post ini. Let's eating dessert!



Egg Nest Bistro
Jl. Sampit V No. 3
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
(inside Oak Tree Hotel)
www.eggnestbistro.com
twitter/instagram: @EggnestBistro


 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes