[NEW SPOT] AFTERS Coffee Shop, Kelapa Gading

0 komentar


Coffee shop selalu punya tempatnya sendiri di hati para penikmat kopi. Untuk yang penggemar berat kopi, menikmati satu gelas kopi di coffee shop adalah sebuah prestige. Ada juga bukan penggemar berat kopi tapi sekedar peminum kopi seperti saya dan menjadikan coffee shop rumah ketiga setelah kantor. Yup, I'm not coffee addict, but I do enjoy sipping a cup of coffee while spending my time for blogging like I write this post. Mampir ke coffee shop selalu menjadi alasan saya untuk "kabur" sejenak dari keruwetan urusan kantor setelah jam kerja dan urusan rumah tangga dan anak sebelum sampai ke rumah. Well, di sela-sela antara kantor dan rumah, selalu ada coffee shop buat saya. That's my philosophy.



Sama rasanya seperti filosfi coffee shop yang saya kunjungi kali ini. Sebuah coffee shop yang masih terbilang baru di dalam area Mal Kelapa Gading 5, Afters. Afters dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai "setelah" atau "sesudah", bisa jadi bermakna penting bagi coffee shop ini karena dalam kata ini ada ajakan untuk mampir kesini baik setelah pulang kerja, setelah pergi berbelanja, setelah makan bersama keluarga atau setelah-setelah lainnya yang mungkin punya makna tersendiri bagi si owner. 


Afters yang saya kunjungi setelah pulang kerja ini merupakan brand dalam naungan keluarga TOF Sicacilla, salah satu coffee shop terkenal di bilangan Mal of Indonesia, Jakarta Utara. TOF Sicacilla dan Afters adalah saudara dan Afters merupakan kepanjangan tangan TOF Sicacilla yang berharap mengjangkau siapapun karena ditempatkan di area dalam mal.


Well, apapun itu, saya sangat suka sekali dengan konsep small coffee shop ini. Nuansa minimalist dengan dominan warna putih dan hijau dari pepohonan hidup membuat coffee shop ini terlihat "hidup". Meja marmer putih khas coffee shop kekinian menambah betah siapapun penikmat kopi yang suka foto flatlay dengan cangkir kopinya. Kopi yang ditawarkan beragam namun merek lebih mengangkat biji kopi lokal yang tak kalah enaknya, sebut saja kopi Toraja, Bali Natural, atau Garut Arabica bisa dinikmati disini. Selain kopi, Afters juga menawarkan aneka pastries untuk teman minum kopi dan menu makanan berat seperti pasta, burger, salad, aneka kreasi brunch hingga dessert. Lebih sedap lagi mereka memiliki open kitchen yang bisa dinikmati sambil menunggu kopi kita jadi. 
 

Latte - 35K

Well, honestly, as I told you before, I'm not expert in coffee things, but I always ask what's best to try that day. Hari itu saya direkomendasikan mencicipi Latte sesuai dengan kesukaan saya, kopi yang light. Uniknya, setiap hari Afters menggunakan kombinasi biji kopi yang berbeda untuk setiap jenis racikan kopinya. Latte saya hari itu menggunakan "Nuts for Nuts" biji kopi Garut & Toraja Sapan yang menghadirkan citarasa strong nutty namun tetap terasa light setelah masuk ke tenggorokan. 


Affogato - 40K

Tertarik juga mencicipi affogato disini. Hari itu espresso yang dipakai adalah "Stoner" exclusively roasted from Kopi Pak Wawan, terbuat dari mixing antara 50% biji kopi Yirgacheffe-Ethiopia & 50% Bali Natural yang menghasilkan aroma fruity yang segar, bold texture, namun masih netral di mulut saya yang cenderung bukan pecina espresso. Sensasinya fruity ini yang membuatnya makin enak saat dicampurkan dengan es krim vanilla. Rasa manis bercampur pahit seperti dark chocolate menjadi perpaduan yang pas dimulut saya. One of the best affogato I've ever tried! 


Overall, I start to love spending my time here, walaupun sebenarnya satu-satunya distraction adalah lokasinya yang di dalam mal dan terlalu riuh, apalagi kalau weekend di depan Afters ini ada area bermain anak. Kicauan dan teriakan anak-anak jadi yang paling dominan disini hahaha...but anyway, nggak ada yang salah dengan semuanya, bagaimana kamu menikmati kopimu itulah yang terpenting. Mengutip kata-kata dari training 7 Habits of Highly Effective People yang saya ikuti minggu lalu "One of the best thing in 7 Habits practice is Choose Your Own Weather". Mampir ke Afters kan tujuannya minum kopi, seribut apapun suasananya, we have to choose our own weather, ciptakan suasana tenang dalam pikiran, pasti minum kopi akan lebih menyenangkan.

Well, that's my philosophy. What's yours? Whatever it is saya pasti akan sering mampir kesini, masih penasaran dengan menu brunch-nya. Buat yang di sekitaran Kelapa Gading, Afters layak dicoba. 

Have a good night and don't forget to choose your own weather and coffee, of course! 

Afters
Mal Kelapa Gading 5 R-15 (across Chir-Chir)
Jalan Boulevard Raya, Jakarta Utara
IG: @afters.jkt

Operatinal hours : Everyday 10.00AM - 10.00PM
Price Range: Coffee 35,000 - 40,000
                    Food 20,000 - 75,000



[NEW SPOT] Kulineria di Food Garden, Jakarta Garden City, Jakarta Timur

2 komentar


Tepat Sabtu kemarin, aku menghadiri acara March Fiesta yang diadakan dalam rangka pembukaan Food Garden, di Jakarta Garden City. Acara yang berlangsung dari tanggal 18-19 Maret ini dimeriahkan dengan lomba story telling untuk anak sekolah dari usia 4 – 9 tahun, kids performance dari sanggar-sanggar yang ada disekitar Jakarta Garden City, blog dan vlog competition, social media competition, nonton bareng Liga Inggris, penampilan stand up komedian, Ephy Security, penampilan band Superglad, dan doorprize berhadiah menarik, mulai dari original jersey MU sampai smartphone. Acara March Fiesta ini dibuka dengan opening seremoni berupa pidato singkat dan pelepasan balon oleh Sami Miettinen, Presiden Direktur PT. Mitra Sindo Sukses selaku pengembang dari Jakarta Garden City dan beberapa perwakilan tenant Food Garden.




Kawasan kuliner terbaru di daerah Jakarta Timur ini merupakan kawasan kuliner di dalam hunian one stop living yang dikembangkan oleh PT Modernland Realty Tbk, Jakarta Garden City, yang berlokasi di Jalan Raya Cakung, Jakarta Timur. Hunian dengan total lahan seluas 370 ha ini kebetulan sangat dekat dengan tempat saya tinggal di Marunda, Jakarta Utara dan dapat ditemukan dengan mudah karena posisi gerbang utama-nya yang terletak persis di pinggir Jalan Raya Cakung serta dapat diakses dari beberapa alternatif jalan, baik melalui jalur utama Pulo Gadung-Cakung, Kelapa Gading-Cakung, Cilincing-Cakung ataupun tol JORR.


Sebagai kawasan yang sedang terus berkembang, Jakarta Garden City dengan tagline-nya The Biggest Real Land Township in Jakarta memang tidak hanya memanjakan penghuninya dengan konsep eco-green living namun juga memanjakan penghuninya dengan beragam fasilitas mulai dari ruang terbuka hijau yang luas, club house dengan gym, olympic size swimming pool, lapangan olahraga, Sekolah Global Mandiri, Golden Baby School, Modern Market, AEON Mal, IKEA dan Rumah Sakit Mayapada yang masih dalam tahap pembangunan hingga kawasan kuliner seru, Food Garden, supaya siapapun yang tinggal atau berkunjung kesini tidak sulit menemukan tempat makan.


Food Garden yang baru saja resmi dibuka pada Sabtu, 18 Maret 2017 kemarin, merupakan the first and the biggest culinary area di Jakarta Garden City. Kawasan yang dibangun di area seluas 1,7 ha ini mengusung tema alfresco dining sehingga konsumen dapat menikmati makanannya di ruangan terbuka. Saat saya memasuki gerbang utamanya, parkirannya pun terlihat sangat luas sekali. Sementara bangunannya dibuat letter U dengan sebuah taman yang sangat luas dibagian tengah yang dilengkapi dengan panggung terbuka dan kursi-kursi untuk duduk-duduk cantik lengkap dengan layar besar yang rencananya akan dipakai untuk nonton bareng rutin setiap ada acara-acar besar seperti pertandingan sepak bola. Panggung utamanya pun rencananya akan difungsikan untuk live music setiap weekend. Wah, kuliner seru di Food Garden Jakarta Garden City ini memang menjanjikan nih!


Sementara, di sebelah sisi depan masih ada beberapa tenant yang belum terisi, namun di sisi kiri dan kanan sudah terisi dengan beberapa restoran dan kafe. Untuk yang membawa anak kecil, nggak usah takut repot, karena di bagian sisi kiri belakang (samping gerai Depot Konro Karebosi) juga tedapat area bermain anak lho, lengkap dengan ayunan, perosotan dan sarana bermain lainnya.


Ada total 19 tenant di area Food Garden ini. Di sisi sebelah kiri, saya mendapati Ramen 38 Sanpachi yang sudah sangat tenar di beberapa mal di Jakarta, Depot Konro Karebosi yang tersohor akan konro bakarnya, dan beberapa tenant lainnya seperti Ayam Goreng Karawaci, Brandt's Atelier, Soto Kudus Pak MintoDapur Bunda

Sementara di sisi kanan terdapat tenant-tenant seperti, Nasi Campur Putra Kenanga, Soto Susu JG, Nasi Timbel Parahyangan, Dapur Nyah Rita, Cafe Tok Tong, Cafe Selera Nusantara, Sallero RasoKedai Baksoku, Rumah Rawon dan Come & Eat Mee. Ada juga beberapa upcoming tenant seperti Publika, Djabrew Cafe, K&A Restaurant dan Daeng Bersaudara Khas Bugis Makassar. Yuk simak ulasan singkat aku ber-kuliner seru di Food Garden Jakarta Garden City!
_____________________________________________________________________
Brandt's Atelier


Restoran bergaya modern minimalis ini merupakan salah satu yang terlihat lebih menonjol diantara yang lain karena desain eksterior dan interiornya yang sangat instagrammable. Bahkan di bagian dalam, ada satu area yang di hias cantik dengan kain putih transparan. Brandt's menawarkan aneka hidangan Indonesia, Italian dan Western. Favorit saya disini adalah Mie Retek, mie unik yang terbuat dari singkong dan rasaya persis seperti mie tek-tek abang-abang yang so tasty! Buat pecinta keju, cicipi juga Mac & Mozzarella Cheese atau Hotplate Bratwurst Mozzarella Pool-nya. Endeeeeuuus! Kalau kepengen yang lebih berat, ada aneka steak dengan beef wagyu yang super juicy and tender. Salah satu favorit saya Beef Wagyu with Mushroom Sauce yang gurih dan creamy. Selama grand opening mereka punya diskon 10% untuk semua menu lho! 

Hotplate Bratwurst Mozzarella Pool - 39K
Mac & Mozzarella Cheese - 35K
Mie Retek Goreng - 20K
200gr Beef Wagyu with Brandt's Special Sauce & Mushroom Sauce
________________________________________________________________________
Soto Susu JG


Pertama liat nama resto ini langsung penasaran, wah kok soto pake susu? Ternyata memang benar, mereka menyajikan kuah soto dengan campuran susu full cream segar dan pilihan isian bisa daging, ayam atau campur. Hasilnya, kuahnya lebih pekat seperti santan namun tidak terlalu berat, gurih dan ada rasa manis pas masuk ke tenggorokan. Tersedia dengan pilihan kuah susu atau kuah mercon untuk penyuka pedas. Btw, tempat-nya lucu dan manis banget deh, cocok buat foto-foto nih hehehe..FYI, dalam rangka grand opening mereka ada diskon 15% untuk semua makanan lho sampai Rabu minggu depan. Hurry up guys!

 Soto Susu Campur - 28K
________________________________________________________________________
Come & Eat Mee


Kedai ini lebih banyak menyajikan cwie mie khas Malang. Tapi saya lebih tertarik dengan Tahu Tek-Tek-nya yang gerobak-nya eye-catchy banget di bagian belakang restonya. Tahu Tek Tek-nya mengingatkan saya pada Tahu Telor khas Pemalang. Tahunya digoreng kering lalu disiram dengan bumbu kacang, ditambah tauge, irisan kentang dan kerupuk. Bumbu kacangnya endeeeus, nggak terlalu pekat, gurih dan manis. Asik banget buat cemilan nih!

Tahu Tek Tek - 25K
_______________________________________________________________________
Dapur Nyah Rita

Kalau yang kepengen nge-bakso, Dapur Nyah Rita ini bisa jadi pilihan yang tepat di Food Garden. Posisinya tepat disebelah Kedai Tok Tong. Mereka menyediakan aneka pilihan bakso ikan kuah yang menggugah selera. Kita bisa memilih beberapa paket bakso kuah yang isinya bakso ikan, fish cake, tahu, baso tahu, dll. Saya memilih paket standar berisi 2 buah bakso ikan, tahu goreng, bakso tahu, fish cake, tauge dan selada. Kuah-nya lumayan segar dan saya suka banget sama bakso ikan-nya, lembut dan kenyal-kenyal asik gimanaaa gitu...A MUST TRY!

Bakso Kuah Standar - 30K
________________________________________________________________________
Nasi Timbel Parahyangan (Es Bakso Jelly)

Aneka nasi timbel khas kota kembang Bandung bisa ditemukan disini, namun saya justru lebih tertarik dengan spanduk Es Bakso Jelly yang di gantung dibelakang restoran ini. Berhubung baru saja makan Tahu Tek Tek dan kepengen hidangan penutup, saya langsung tergiur nyobain Es Bakso Jelly yang disajikan sebagai salah satu dessert di restoran Nasi Timbel Parahyangan ini. Ternyata bakso-nya bukan beneran bakso (ya iyalah hihihi) melainkan jelly berbentuk bulat yang disajikan dengan jelly lain berbentuk kotak-kotak dan panjang. Es-nya segar sekali, pas diseruput di cuaca yang panas. Sayang sekali airnya terlalu manis buat saya. Seporsi Es Bakso Jelly ini dapat dinikmati hanya dengan Rp15,000 saja!

________________________________________________________________________
Dapur Bunda

Dapur Bunda ini agak sedikit kurang terlihat karena belum memiliki plang nama seperti yang lainnya, namun kalau berjalan mendekati pintu masuknya, kita bisa melihat ada meja dengan daftar menu yang lengkap. Posisinya pas disebelah Ayam Goreng Karawaci. Dapur Bunda ini menyajikan masakan Indonesia mulai dari aneka bakmi dan kwetiaw, aneka olahan ayam, aneka olahan seafood dan sayur serta aneka cemilan tradisional seperti roti bakar, pisang goreng dan pisang bakar. Karena sudah puas makan berat dan masih kepengen yang manis-manis, akhirnya saya pesan Pisang Goreng Cokelat Keju saja deh. Lumayan asik juga sore-sore nyemilin pisang goreng ini. Pisangnya ga terlalu lembek dibalut dengan tepung yang garing serta taburan keju dan meises yang melimpah. Duuuh kapan aja melihat foto pisang gorengnya, jadi lapar! 

 Pisang Goreng Cokelat Keju - 15K

Wah rasanya sehari memang tidak cukup untuk mencicipi semua kuliner yang ada disini hihihi. Masih harus datang lagi nih aku untuk mencoba dan mereview tenant-tenant lainnya. Overall, Food Garden ini memang seru tempatnya. Cocok untuk tempat berkumpul baik bersama teman-teman atau keluarga sambil makan atau nyemil. Pilihan tenant-nya pun banyak, suasananya hijau dan harga makanan di rata-rata tenant masih affordable. Parkirannya pun luas, sanggup menampung kurang lebih 100 kendaraan baik motor ataupun mobil. Buat yang suka nongkrong sambil dengerin live music di malam minggu, Food Garden juga cocok nih. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, mereka punya panggung live music dan layar besar untuk acara nonton bareng juga. Waaah, kulineran di Food Garden, Jakarta Garden City memang benar-benar seru deh! untuk jam operasional, mereka buka setiap hari Senin-Minggu mulai dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam dan weekend sampai jam 11 malam. 

Untuk info lebih lanjut tentang Jakarta Garden City (siapa tau mau sekalian nyari rumah idaman masa depan ya kaaan hihihi) kalian bisa kunjungi website JGC di www.jakartagardencity.com, FB Pages: Jakarta Garden City, twitter di @JKT_GardenCity atau instagram di @jakartagardencity. Yuk, mampir ke Food Garden, Jakarta Garden City dan rasakan keseruan berkuliner ria disini!

Food Garden at Jakarta Garden City
Jl. Raya Cakung Cilincing KM 0.5
Cakung Timur, Jakarta Timur
www.jakartagardencity.com
FB Pages: Jakarta Garden City
IG: @jakartagardencity
Twitter: @JKT_GardenCity

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes