Showing posts with label salad. Show all posts
Showing posts with label salad. Show all posts

Bertualang ke 3 Negara bersama Mamak Kitchen (Closed)

0 komentar

Pernah nggak bertengkar dengan teman atau keluarga saat ingin makan bersama? Misalnya kamu mau masakan Thailand tapi si Mama mau masakan Indonesia, terus pacar kamu mau makan pasta Italia. Saya pun sering terjebak dalam situasi seperti itu, ujung-ujungnya repot juga kan kalau harus makan di tiga tempat berbeda. Solusi paling mudah adalah mencari tempat yang menyajikan kesemua masakan tersebut di satu tempat, tapi berapa banyak sih restoran yang punya fasilitas tersebut di Jakarta atau di kota lain, even buffet resto pun jarang ada yang begitu. Beruntunglah kalian yang berdomisili di Bandung beberapa waktu lalu hadir Mamak Kitchen sebuah restoran dengan konsep unik yang menghadirkan menu dari 3 negara sekaligus, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Menempati salah satu sudut Heritage FO yang sudah sangat tersohor di Jalan Riau, Bandung, Mamak Kitchen hadir sekitar 2 bulan lalu dengan nuansa serba putih yang meninjolkan sisi modern namun tetap homey.Saya disambut dengan pohon besar buatan yang cukup rindang yang diletakkan di tengah-tengah restoran. Hanya ada beberapa set meja karena resto ini menyatu dengan FO Heritage. Di salah satu sudut dindingnya ada information board yang lucu berisikan informasi seputar kuliner dari ke-4 negara tersebut. Pasar utama Mamak Kitchen memang tak hanya pengunjung FO yang mayoritas turis dari ketiga Negara tersebut, tapi juga pengunjung lokal yang kangen atau ingin menikmati masakan khas ketiga Negara tersebut tanpa perlu terbang kenegaranya langsung.


The Menu

Konsep resto kafe memang lebih dikedepankan oleh Mamak Kitchen, tak heran dalam buku menu-nya pun banyak ditawarkan aneka makanan ringan sebagi pelepas lelah setelah berbelanja.Buat kamu pecinta masakan khas Malaysia, Roti Canai dengan pilihan sweet or savoury atau Nasi Lemak bisa menjadi pilihan.Coba intip juga aneka cemilan khas Thailand seperti Papaya Salad atau Crispy Salad yang menjadi andalan disini.Kalau kangen Singapura, coba tengok Spicy Basil Chicken Rice atau Char Kwe Tiaw.Lucunya, Mamak Kitchen juga mengeluarkan bubble tea drink aneka rasa yang menyegarkan.

The Food

We’ll since I curious with them all, jadi saya mencicipi satu persatu menu andalan Mamak Kitchen dari ketiga Negara tersebut hehehe…We’ll let’s fly to those countries hihi….

Saya mendarat terlebih dahulu di menu Thailand. Pilihan saya untuk membuka makan siang adalah Papaya Salad. We’ll I guess I’m right to choose this appetizer. Salad dari parutan buah pepaya muda ini nggak kalah enaknya dari mango salad khas Thailand.Aroma daun ketumbar langsung menguar saat saya menyendok parutan papaya tersebut. Hmmmm…rasa daun ketumbar beserta Thai chili sauce pada sausnya yang sedikit getir dan asam manis langsung membangkitkan selera saya. Segar sekali saus salad ini. Even pasangan saya nggak bisa berhenti nyemilin si papaya hihi…love it s much! 


Uniknya, Mamak Kitchen mencoba variasi baru dengan memadukan kerupuk dorokdok (kata orang Bandung) alias kerupuk kulit dengan saus yang sama pada Papaya Salad and you know it’s mooooree better than the previous salad. Kerupuk kulit dijadiin salad? Bener-bener ide yang luar biasa! Kerupuk kulitnya dipilih yang masih garing kemudian disiram dengan saus seperti pada papaya salad. God, beneran enak banget nyemilin si kerupuk yang kriyuk-kriyuk itu dengan saus salad asam manis. Indonesia cuisine meets Thailand cuisine, well-done Mamak Kitchen!


Untuk main course-nya saya memilih Thai Green Curry. Green curry memang masakan khas Thailand. Saya sendiri sangat menyukainya karena menurut saya rasanya mirip dengan sayur lodeh Indonesia, kaya akan santan dan gurih sekali. Disini green curry-nya dibuat sedikit pekat tidak encer seperti kuah green curry pada umumnya, namun rasanya sudah hampir mendekati tipikal green curry. 


Setelah Thailand, saya terbang ke Malaysia. Saya direkomendasikan untuk mencicipi Nasi Lemak with Chicken Curry. Well, kebetulan saya baru saja mampir ke Penang beberapa minggu lalu dan mencicipi nasi lemak terenak disana. Sayangnya, nasi lemak disini agak kurang nendang, sedikit kurang santan sih menurut saya.Teksturnya pun kurang ‘lengket’, cenderung masih seperti nasi uduk Indonesia. Untungnya rasa curry pada chicken curry-nya pas di mulut saya. Kari Melayu yang tidak sepekat kari India, lebih manis tidak terlalu asam namun tetap ‘menyengat’di lidah. Seporsi nasi lemak ini juga disajikan bersama teri kacang, telur sambal, sambal merah, dan potongan tomat dan timun. 


Roti Canai atau roti cane juga salah satu hidangan peranakan Malaysia yang wajib dicoba disini. Tekstur roti cane-nya benar-benar garing namun lembut. Kuah curry-nya berisikan daging ayam yang cukup besar. Rasa dan tekstur curry-nya sama seperti curry pada Nasi Lemak. Simple dish with great taste!


Perjalanan kuliner saya akhiri di Singapura. Tentunya saya tidak bisa menolak saat Seafood Horfun disajikan di meja saya. Seporsi Seafood Horfun ini berukuran sangat besar cocok untuk sharing. Isinya berupa ifumie namun agak lembek dengan potongan cumi, udang, daging ayam, brokoli wortel, telur dan kuah yang cukup gurih. Mungkin bisa ditambahkan sedikit merica atau sambal untuk membuat kuahnya lebih terasa lebih gurih.


Sebagai pelepas dahaga, saya memesan Es Bandung yang dari namanya langsung membuat saya penasaran. Es yang berwarna pink ini ternyata terbuat dari sirup mirip cocopandan dicampur dengan susu. Manisnya pas dan cocok untuk diminum di siang hari yang panas. Saya juga mencicipi bubble tea ala Mamak Kitchen dengan rasa taro milk tea. Sayangnya, buat saya aroma dan rasa taro-nya kurang kuat. Bubble-nya juga masih kurang kenyal. 


The Price

Harga makanan yang ditawarkan Mamak Kitchen juga sangat affordable untuk sekelas masakan non Indonesia. Kamu dapat menikmati masakan dari tiga negara tersebut denga merogoh kocek mulai dari Rp 18.000 hingga Rp36.000, sedangkan aneka minuman mulai dari Rp8.000 - Rp17.000. Sementara untuk aneka bubble tea harganya rata-rata Rp20.000

Mamak Kitchen mungkin terbilang baru di ranah kuliner Bandung, tapi gebrakannya dengan menghadirkan masakan dari 3 negara sekaligus patut diacungi jempol. Mamak Kitchen mungkin hanya perlu sedikit keberanian untuk menghadirkan menu-menu khas negara tersebut yang benar-benar otentik. Ah nggak sabar rasanya mencicipi laksa Singapore atau Durian Sticky Rice khas Thailand hadir disini. Thanks anyway Ibu Juli for having me and my fiancee that day especially Chef Saepudin a.k.a. Pak Aep yang sudah baik sekali menemani saya makan siang dan ngejelasain panjang lebar tentang Mak Kitchen. I have great experience travelled around 3 countries in the same time and satisfied my belly ;-)


Mamak Kitchen
Jl. Riau No. 63
Bandung
(inside Heritage Factory Outlet)
022-95085664
@mamakkitchen
Open daily: 09.00 am to 10.00 pm

MIKA Japanese Bistro

0 komentar

I was not so in the mood of going somewhere or eating anything until I remember that there's an invitation from a new establish Japanese Bistro in Kota Kasablanka. In a rush traffic hour of Jakarta, I walked miles away from Casablanca cemetery next to Puri Casablanca to Kota Kasblanka. Gosh, if it's not beacuse of fuckin traffic jam, I won't do that effort hahaha! But hell yeah, it was well worth when I saw how homey, beautiful, classic, romantic, and vintage the interior of the bistro is. Welcome to Mika Japanese Bistro, the bistro where I found home after walking thousand miles ;-) I'm not exaggerating things, but hey I will say honest about a place if they give an honest service too to me. And I feel homey here with their vintage bookshelves, drawers, cupboards decorated with some old photos, vintage things and what made me surprise was they have many (and they show it all in the bookshelves) original british and international old books and dictionaries even the Oxford Encyclopedia which I never have an effort to buy that stuff when I was in my English Literature major back then hahaha!


Mika gave me things that always remind me of my grandma's house. Full of treasures, little things that made me wanna steal. A miniature of Eiffel, a cute flowery head lamp, a vintage kitchen set, vintage albums and notes, and oh a cute doll and other vintage things that suddenly popped in my mind an idea of having a pre wedding photo shoot here. Well, just forget the last sentences haha...We better start to talk about the menus which made me always drool remembering many food I tasted on that food tasting. Mika is not Japanese bistro, it's fusion. They infuse Japanese ingredients in every menu they have. A collaboration between Japanese and Western, Italy, Indian, Chinese even Indonesian cuisine. So even you are not Japanese food lover, you can still try their fusion menu.


Starting from their beverages, they have many varities of alcoholic and non alcoholic drinks. Since I'm not drinking alcohol, I will just explain the non alcoholic drinks. Get ready to feel thirsty haha!


left to right clockwise:

Purple Lust (25K). This is drink of the month but I couldn't agree with them since it's only gave me a true smell of grape not the taste. Even it made from fusion of grape juice, grape fruit, and grape yoghurt, the taste of grape wasn't strong. It even gave me a plain after taste. I dunno, for me this drink seems like too much water.

My Sister's Favorite (25K) and this also became my favorite hehe...this peach was blended with grenadine syrup, seven up and lemon juice...simply recharge my energy...

Mango Yogi (25K). I'm fans of mango drinks and this Yogi became all participant's favorite. The fusion of fresh mango, plain yoghurt, raspberry syrup and mint leaves was perfectly blended into addictive drink. In first sipped I tasted super fresh mango flavor with light sweet after taste from the raspberry. I didn't know what make this drink so good. Me and my fellow foodies just agreed that this drink is the best! Indeed!

Red Calpis (27.5K). When the first time the waiter said this drink contained Calpico, I was the first one who grabbed the glass and put it close to me so that I could be the first to taste *wink hahaha! Do you remember Calpico? A childhood cool milky-soda drink, I wander whether they still existing or not, with sweet and sour taste. I wasn't remember too much until I sipped this Red Calpis and said aaaahhh this is Calpico! The taste still the same, refreshing milky soda with sour taste like yoghurt added with red mint syrup. It's just refreshing opening for me! Love it so much!

Next, we came to the Appetizer & Salad, Mika has an appetizing opening salad namely Onsen Tamago Salad (30K). This classic caesar salad represented Easr meet West cuisine where romaine lettuce topped with onsen tamago, a typical Japanese soft boiled egg which was boiled under 65 degree celcius to get its creamy texture. I just love the crunchy texture of the lettuce and the egg just blended so well with the salad.


I love this Teriyaki  Chicken Salad (33K) not because the vegetables but the dressing made me drooled! It's Skippy jam people! I can't stop to lick it on my bread and couldn't stop it until it mixed with this salad. This salad more than just the jam, it's about the crispy of the teriyaki, goma (lotus roots), and crispy rice noodle. This appetizer just raised my appetite!


Goma Tofu Salad (30K), made me surprise with the deep fried sesame crusted tofu. First sight I thought it was nuggets but I was wrong. The tofu was covered with battered and sesame seed. It's quite unique, I love the soft texture of its and the soya dressing simply completed this salad.


Tori Kaarage (25K). This is suitable for you who loves to munch. The crunchy chicken outside together with the tender meat inside and completed with two unique sauces, tartar and spicy sauce which infused with nori, gave me a word to say 'I wanna munch it moore!"


Ebi Cream & Rice Corokke (34K). Found treasures inside this rice and ebi ball. Whether you want ebi or cheese inside, choose what you want. Me, of course chose cheese and for me the melted cheese inside the rice ball was better than ebi inside the ebi ball. Dont' foget to put it in their mixed tomato sauce, but mmmm is it spaghetti bolognese sauce?....don't get me wrong hehehe....


Gyu Tataki (38K) this thinly sliced pan-seared wagyu beef with Mika's special sauce stole my heart. Whether is is medium or medium well, the meat became more tender. And how I love to munch those thin slices with a lil bit salty sauce. Simply perfect.


Salmon Tartar with Crispy Rice (36K). I wish I didn't see this appetizer because once I see, I wanna make it mine hahaha! It's salmon and I always craving for salmon. This Norwegian salmon served with spicy ariracha dressing and layered on soy crispy rice never gone wrong. The salmon was juicy, fresh and not smelly, so does the soy crispy. Love it!


And now let's give a try for the main course. Pasta first. Mika has this signature pasta, Kimchi Spaghetti (45K), which they claimed as homemade and the first restaurant ever made. Well yeah, I gave applause, but I didn't think combining Kimchi flavor into spaghetti is a good idea unless you are a Kimchi lover. I just don't like the smell of Kimchi, moreover I didn't have any idea why the pasta was overcooked.


Curry Carbonara with Onsen Tamago (60K). Luckily, this pasta has more flavor than the previous. This creamy pasta cooked with curry sauce with beef ham slices and onsen tamago (half boiled egg). It's pretty good though on second spoon I felt like this pasta turn into 'mie goreng kecap' hihihi....


Mika's Homemade Basil Pesto (50K). Finally, I found the best pasta from Mika. For me they have quite good basil pesto since they use sun seeds instead of pine nuts. The herbs was really tasty and the generous chicken chunk simply completed this pasta. Love it!


Ebi Katsu Wrap (54K) came in a big portion. The shrimp katsu with salsa and spicy mayonnaise served with Mika's special soya-base dressing and choices of potato wedges or fries. I love the generous filling, I wish I had this portion of shrimp, lettuce, corn, tomato, and onion in a kebab I used to eat near my dorm haha...but only Mika who can made this! Great!


I thought teriyaki sauce only perfect to combine with sliced beef  as I usually eat my mom's teriyaki beef, now Mika give a try to ribs infused teriyaki sauce in their Teriyaki Lamb Ribs (80K). Not only it smells good (good job Mika to not make the smelly Lambs hehe) but also the tender lamb made me happy coz I could ripped it easily from the bone. Yay! No wonder, Mika took 4 hours to make that juicy lamb meat.


Demiglace Omurice (65K). A Japanese-Style Omelet and Tomato Fried Rice with French Influenced Thick Brown Sauce. I'm not fans of omurice since I thought it just weird to eat rice with such thick sauce. I know Mika took 7 hour to make this yummy and tasty demiglace sauce, soft oemelette and greta tomato fried rice, but it just not into me.


Phiuh, I thought I should forget my diet *ups...coz next I couldn't resist the desserts. Mika has their perfect signature dessert which for me they all are perfectly made. This Pannacota (25K) is MIKA’s Homemade Italian-Style Pannacota with Choices of Matcha or Houjicha Flavors. Both came in smooth textures, but I prefer the matcha one since I could taste a good matcha falvor, sweet and bitter enought, that's Matcha should be. However, the Houjicha for me was too sweet and bitter.



This Bannoffee Pie (40K), seriously this was the first time I knew there's a dessert name Bannoffee haha, is a combination of pie made from banana and coffee. With the quite big portion, Mika succeed to balance the flavor of coffee and banana which for me smells so good and sweet enough. The pie crust texture was also mild and easy to cut. The coffee sprinkles and cream on the top of it simply completing this dessert. I thought I'm gonna love this dessert hehehe....


and tadaaaa, this was the great closing which became my guilty pleasure that night. Gosh, I couldn't resist something melting in my mouth! The Chocolate Melt Cake (35K) too melt to be true on my mouth. Soft warm cake with sweet yet bitter enough chocolate served with vanilla ice cream and macadamia nut, isn't it enough?!


For all of those food, Mika still give us a reasonable price to stay. You can enjoy the beverages start from IDR25.000 to 35.000 for non alcoholic and 90.000 to 300.000 for alcoholic drinks. Enjoy the appetizer from salad to snacks of IDR30.000 to 36.000, while main course from IDR45.000 to 80.000. Don't forget to pamper yourself into their dessert starting from IDR25.000 to 40.000.

I thought I'm gonna back for their Basil Pesto Pasta and Bannoffee Pie, and you decide whether to go with your friends, family or ssssst maybe you gonna have your prewedding photo session here, I really recommend this place hahaha...Thanks MIKA for treat me and foodies that night!

MIKA Japanese Bistro

Ground Floor #M-11, Food Society
Mall Kota Kasablanka
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta Selatan 12870
(021) 2946 4975

facebook : https://www.facebook.com/mikajbistro‎
twitter: @mikajbistro

www.mika.co.id

Fascinée par Madeleine Bistro

1 komentar

Prancis itu boleh dibilang negara yang juga kaya akan kuliner. Ada begitu banyak makanan luar biasa yang hadir dari tangan-tangan chef ternama disana. Ditambah dengan citarasa autentik yang khas, masakan Perancis tak jarang jadi incaran penjelajah rasa di dunia. Saya sendiri penasaran seperti apa masakan Perancis itu, sampai akhirnya teman-teman saya mengiming-imingi untuk mencicipi sebuah resto Prancis baru yang sedang happening di daerah Kemang, namanya Madeleine Bistro.

Berlokasi di Gedung Kemang 89, Madeleine Bistro menyatu dengan salah satu toko perlengkapan furnitur yang juga menyuplai furnitur untuk Madeleine. Memasuki lorong Kemang 89, sudah terlihat bagaimana Madeleine menghadirkan suasana classy dan lux seolah membawa pengunjung ke sebuah resto mewah di Perancis. Penerangan di dalam restonya dibuat sedikit redup. Ada beberapa lukisan dan gambar-gambar reto di beberapa bagian dindingnya. Ada pula pigura-pigura kosong yang disusun secara acak disalah satu sudut dinding. Retro classic. I simply love the interior.

Malam ini dibuka dengan Entree yang begitu cantik menggoyang lidah dan perut saya. Salad Nicoise dan Escargots a la Madeleine tersaji dengan porsi yagn cukup besar untuk ukuran hidangan pembuka. Salad Nicoise (55K) berupa salad khas Perancis dengan potongan daging tuna yang kulitnya dibalut dengan wijen. I gave standing applause for the wijen covered the tuna. It’s unique! Tunanya sangat fresh, dengan minyak wijen yang sedikit melumuri daging tuna, ada rasa sedikit asin dan gurih yang memperkaya rasa tunanya. Ditambah dengan aneka sayurannya seperti kacang merah, anchovy, lettuce, kentang potong dadu, salad ini jadi luar biasa!


Escargots a la Madeleine (75K) was also went very well on my stomach. Kalau biasanya escargots disajikan dengan cangkangnya, Madeleine mencoba menghadirkannya dengan daging yang siap makan, tanpa perlu repot mengorek-ngorek dari cangkangnya. Dagingnya was perfectly boiled. Tender and soft. Most of all I love the fried mushroom. Cacahan jamurnya bercampur sempurna dengan potongan tomat. Rasa manis bercampur asin dan gurih. Ahh perfect dish!


Sebelum masuk ke main course, sesuai dengan cara makan a la Prancis, kami diberikan minuman penetral rasa berupa satu sloki lemon juice yang segar!

Gnocchi Fait Maison (85K) menjadi menu utama yang sedikit mengagetkan perut saya sebenarnya. Tekstur Gnocchi yang terbuat dari kentang ini terlalu berat untuk awalan. Agak sedikit lembek dan hambar, belum lagi cream sauce-nya juga tidak gurih sama sekali. Tipikal saus khas Perancis yang tanpa rempah sehingga rasanya hambar. I just didn’t enjoy this main dish.


Untungnya, Honey Glazed Chicken (65K) berhasil menyelamatkan perut saya. Potongan daging ayam bagian kaki yang disiram dengan saus madu disajikan bersama buttered rice dan spinach. I love the honey glazed sauce so much! Menikmatinya bersama nasi berbalut mentega yang gurih jadi unik dengan tambahan rasa manis madu. Cacahan bayamnya juga gurih hanya saja terlalu lembek tesurnya, jadi seperti makanan bayi.


Doris et ses Artichauts (85K). Oven-baked fillet of dory served with artichoke ragout and garlic sauce. Tekstur daging dorinya sangat lembut dan gurih. Hanya saja kelembutan itu jadi membuat saya penuh dengan mashed potato yang juga terlalu lembut dan lembek. But, I simply love the artichoke. Bunga dari Perancis ini ternyata buah dan bunganya bisa dimakan, lho. Mirip seperti wortel aja sih.


Cote d’Agneau Croustillante aux Groseilles Bougers (195K). Lamb chop ini sayangnya masih tercium bau dombanya, meskipun tekstur dagingnya soft namun saya sedikit nggak nyaman dengan bau anyir dombanya. Tambahan mashed potato, vegetable ratatouille, dan mint sauce cukup menjadi penetral lidah saya.


Penutup malam kali ini berupa dua dessert, Trio de Gateaux Madeleine dan Cold Chocolate Cheese Cake. Trio de Gateaux Madeleine (40K) sepintas mirip kue cubit dengan tekstur adonan yang sama namun sedikit kasar, disajikan dalam tiga rasa macadamia, raspberry, dan chocolate. No special things from this dessert. 


Cold Chocolate Cheese Cake (40K) mungkin bisa dibilang juara dessert malam ini. Tekstur cheese cakenya lembut menyatu sempurna dengan lelehan cokelat di atasnya dan rasa cokelat dan sedikit moka disetiap potongannya. Ditambah dengan blood orange gelee, jelly yang agak kenyal dengan aroma jeruk yang sangat segar membuat acara makan cheese cake tambah menyenangkan!


Madeleine Bistro memasang harga makanan mulai dari Rp40.000 – 185.000. Minuman mulai dari Rp22.000 – 33.000. Sedangkan untuk minuman beralkohol mulai dari Rp90.000 – 175.000 dan aneka wine di jual per botol mulai dari Rp500.000 – 1.200.000.

Overall, I really enjoy to have my dinner here. The ambience was warm and cozy. The food was very authentic, and the service was also good. I appreciated how the waitress in her patient explained one by one the ingredients of the menu I asked about. Can’t wait to spend my time back here!

  



Madeleine Bistro


Jl. Kemang Raya No. 89
Bangka, Mampang Prapatan,
Jakarta Selatan
(021) 7179 4538

www.madeleinebistro.co.id
@madbistrojkt
FB: Madeleine Bistro



Umaku's Food Tasting

0 komentar

Awalnya saya bahkan nggak tahu sama sekali ada resto sushi yang sudah dua tahun happening di Jakarta ini sampai salah satu teman food blogger icip-icip disana dan bilang mereka punya sushi nggak kalah saing dibanding resto sushi ternama yang ada di mal itu. Sampai akhirnya ada undangan dari si resto yang berarti 'rumahku' dalam bahasa Jepang ini mampir ke saya. Umaku, a simply japanese name punya beberapa cabang di Jakarta, Cibubur, Duren Tiga, Tebet, dan Alam Sutera. Lokasi food tasting yang saya dan teman-teman food bloggers kunjungi malam itu adalah di Alam Sutera. Restonya menempati ruko dua lantai yang tidak terlalu spacious namun cukup nyaman dan saya suka sekali dengan hiasan lampion-lampion di langit-langit mereka, suasananya jadi hangat dan homey banget.

Keramahan pun langsung ditunjukkan oleh baik si pelayan dan penyelenggara acara food tatsing malam itu. Singkat cerita acara dibuka dengan main tebak kartu yang menguji pengetahuan kita tentang kuliner  asli Jepang. Dan makanan disajikan berdasarkan gambar yang ada di kartu yang kita pilih (tapi ujung-ujungnya sih dimakan bersama juga hehehe). Nah ini dia makanan-makanan guilty pleasure saya dan teman-teman malam itu:

Sake Yakimesi (33K)


Sake Yakimesi a.k.a Nasi Goreng Salmon buat saya jadi pembuka yang cukup pantas berhubung perut saya sudah sangat butuh asupan malam itu hehe. Yakimesi menurut #sushicue yang saya dapat malam itu aslinya dari Okinawa, Jepang dan katanya berasnya beda dengan beras Indonesia, lebih lembut dan bulirnya lebih besar. Kalau dilihat sih memang bulirnya agak besar dan lembut pas dimakan, hanya saja saya malah berpikir ini seperti beras Indonesia yang kelewat pulen. Enaknya Yakimesi memang tidak berminyak nasi gorengnya dan ada potongan salmon juga nori yang membuat porsi nasi goreng ini terlihat sehat sekali. Sayangnya, kok saya masih menemukan ada tulang salmon tercecer di nasinya ya....


Karai Ramen (35K)


Ramen Jepang dengan saus yang spicy dan sangat pekat. I didn't give it too much try due to the spicy soup.


Sashimi Moriawase (29-59K)


Sepiring Sashimi Moriawase terdiri dari aneka raw fish yang super fresh diantaranya, potongan sake (salmon), maguro (tuna), tako (gurita), saba (ikan mackerel), tai (kakap)dan ika (cumi). Saya hanya mencicipi salmonnya saja, dan Umaku berhasil memberikan a super fresh and not fishy salmon, sampai-sampai saya nggak perlu melengkapinya dengan kecap asin atau wasabi.

Tempura Moriawase (35K)



Seporsi Tempura Moriawasa terdiri dari udang, ikan, cumi, wortel, bawang bombai dan daun yang saya lupa namanya, semuanya digoreng a la tempura dengan kulit yang super crunchy. Suka banget sama udang dan cuminya. Umaku always serve its seafood fresh though its covered by a fried skin as well!

Wakame Salad (26K)


Saya pecinta salad sayuran, namun mencoba Wakame Salad yang terdiri dari parutan seaweed (rumput laut), wortel, dll ini rasanya asing di lidah saya. 

Fusion Roll


ki-ka: Volcano Roll (36K), Spider Roll (37K), Salmon Grilled Cheese (27K). Volcano roll-nya juara banget, creamy mayonnaise on the top-nya di baked terlebih dahulu. jadi seperti makan keju meleleh di atasnya. Untuk Spider Roll, Umaku nggak nanggung-nanggung bisa ngasih unagi segede gitu. Dua sushi berikutnya sayang banget nggak sempet nyobain, cuma bisa di foto aja. 

Robatayaki


ki-ka: Saba Yaki, Wagyu Robatayaki, Kawa Yaki. Robatayaki adalah sate khas Jepang dan biasanya isinya segala macam daging atau seafood atau jeroan. Kebiasaan makan robatayaki memang diawalai karena orang Jepang memang suka jeroan #sushiecue. Penyajian daging, cumi, usus, dan wagyu beef di Umaku ini cukup baik. Seafoodnya segar dan dipanggang cukup pas jadi nggak tercium amisnya dan dagingnya empuk .

Sake Kabutoyaki (26K)


Seumur-umur saya nyobain kepala ikan kakap aja belum pernah, tau-tau disini disuruh mencicipi kepala ikan salmon. Agak terkejut aja kepala salmon ada di Umaku, kayaknya di resto Jepang lain jarang ada deh. Anyway, I love the way Umaku grilled the salmon head. Nggak amis, dagingnya kenyal dan empuk bannget, sausnya juga gurih dan manis.

Most of all, I really enjoy the dinner that nite. Apalagi melihat their affordable price jadi bikin saya kepingin balik lagi buat nyobain sushi-sushinya. FYI, aja harga sushi mereka range-nya mulai dari Rp11.000 - 37.000 saja. Untuk menu sashimi, noodle, hot side, dessert, starting from Rp19.000 - 59.000. A very affordable Japanese resto! Arigato Gozaimasu Mbak Indra, Mas Herry, dan Umaku for the invitation.





Umaku Alam Sutera
Ruko ASTC (Alam Sutera Town Center) Blok 10E No. 9
(Ruko seberang Flavor Bliss)
Alam Sutera, Tangerang
 021) 943811633
@umaku_alsut


 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes