Chinese Traditional Heritage at Paradise Inn

Beberapa minggu yang lalu, saya diundang oleh Boga Group yang membawahi nama-nama resto ternama seperti Paradise Dinasty, Ten Ten, Pepper Lunch, dll. kali ini mereka membuka sebuah resto baru di Plaza Indonesia, Paradise Inn. Resto ini mengusung konsep traditional Chinese inn yang digabung dengan casual dining concept dan tentunya dengan pilihan menu yang juga berkiblatkan pada Chinese traditional cuisines, desserts, dan Chinese tea. 

Unfortunately, because of most of the cuisines are non halal, jadi saya tidak mencoba begitu banyak menu disini. Teochow Style Crisp-fried Prawn Roll menjadi snack pembuka perut saya malam itu. Tahu goreng dengan balutan udang ini begitu renyah dan lembut dan tambah enak sambil dicelup kedalam saus madu yang manis dan gurih.


The next food is the best of all, Crisp-fried Crystal Prawn tossed with Butter and Cereal. I just never thought that a fried prawn will be served with butter and cereal. Aneh sih lihatnya, tapi ketika dicoba, it’s a breakthrough! Udang yang lembut dengan kulit yang sangat krispi diselimuti dengan sereal gandum yang manis merupakan perpaduan yang perfect dan membawa rasa baru di lidah saya. I hate prawn actually, tapi pas dimakan dengan sereal yang manis itu, saya suka banget!


Then, come into the main course, Sauted Venison with Blackpepper menjadi menu yang membuat saya tereran-heran. Because it’s Venison a.k.a daging rusa. Trust me I never wanted to try this until my friend said it’s as good as beef. Then okay, teksturnya memang seperti daging sapi hanya lebih lembut dan kenyal. Saya dapat mencium bau khas yang tidak ada di daging sapi atau ayam. Dibalut dengan saus blackpepper yang lumayan menusuk lidah, daging rusa ini menjadi the second winner after that Prawn.



Rasanya perut sudah mulai penuh, sebelum menuju desserts, saya mencicipi Lychee Mojito Iced Tea. Segar sekali rasanya minum minuman ini. Teh rasa leci dengan perpaduan manis, pahit dan sedikit aroma mint sangat cocok untuk melengkapi makanan yang agak pedas sebelumnya. 

 
Desserts time! Actually, Paradise Inn serves many kinds of traditional Chinese desserts, and most of all are pudding or sweet porridge/sago. But they have also Durian pancake, a traditional snacks famous in Medan, but they make it home-made with a thin-yellow-soft-pancake skin filled with durian. Rasanya jangan ditanya! I love durian so much, dan pancake ini menurut saya sempurna. Mereka tidak memakai krim manis lagi di bagian dalamnya sehingga rasa kesleuruhan pancake ini manisnya pas dan tidak membuat perut eneg.

 

Ada beberapa desserts lain yang juga saya cicipi seperti Mango Sago, Sweet Almond Paste, Double-boiled Hashima with Red Dates and Dried Longan (FYI, Hashima ini bagian dalamnya perut katak, lho, namun di Chinese traditional memang disajikan sebagai dessert karena bentuknya pun seperti jelly yang kenyal), etc. But for me, the next best desserts are Chilled Lemongrass Jelly with Lemonade. I love the jelly, aroma lemon grass-nya sangat harum dan menggugah selera. Jelly-nya juga lembut dan dingiin, segar banget dimakannya!


Begitu juga dengan Ah Bailing with Red Bean Sago, simpelnya sih ini bubur kacang merah dengan mocha. Teksturnya lembut hanya saja rasanya memang terlalu manis tapi saya suka mochinya. Oh ya Mango Pudding-nya juga enak. Manisnya pas dan lembut puddingnya. 



Untuk harga, Paradise Inn masih terjangkau dengan kantong anak muda, kok dan lebih enak sebenarnya untuk keluarga karena porsinya bisa untuk rame-rame juga. Untuk makanan berkisar antara Rp15.000 – 108.000, minuman berkisar antara Rp23.000 – 25.000, sedangkan desserts berkisar antara Rp25.000 – 58.000. 

Anyway, thanks for inviting me Paradise Inn, will be back soon for the Pancake Durian, again!

Paradise Inn
Plaza Indonesia Basement Level #25 – 27A
Website: www.boga.co.id

Comments

  1. YUUUMMMM layak dicoba nanti kalau dtg jakarta.. Thanks for info.

    ReplyDelete

Post a Comment