ALKISAH: RASA YANG BERCERITA

0 komentar


Sebagai pekerja kantoran di tengah kota Jakarta, rasa kangen akan masakan rumah pasti tinggi banget. Apalagi disekitaran kantor aku di Sudirman, susah banget cari warteg yang masakannya enak. Kalaupun ada yang enak, tempatnya euuuwww jorok kebanyakan. Jadilah selalu makan di kafe atau restoran atau pesan catering yang lumayan menguras kantong. Minggu lalu aku dikasi tau teman kalau ada warung makan yang nggak sekedar warung makan. Warung makan yang menyulap masakan rumahan menjadi istimewa tapi tetap ramah dikantong. Namanya Alkisah.


Alkisah atau Alkisah Rasa lebih tepatnya adalah warung makan, yep catat ya mereka maunya disebut warung makan, bukan restoran karena memang apa yang mereka sajikan disini tak lain tak bukan adalah masakan rumah ala warteg tradisional. Kok tapi tampilan warungnya keren banget? That's why I told ya, ini warteg 'naik kelas' buat aku. Tempatnya super unyu dan nyaman. Interior-nya cantik banget dengan dominasi warna kuning dan biru yang bikin aku betah lama-lama disini. Kalau warteg gak pakai AC, disini tenang aja, dijamin nyaman! Udah gitu mereka juga nyedian rak buku berisi bacaan anak-anak yang bikin anak-anak makin betah nemenin ibunya makan disini hahaha *gwbangetini


Alkisah ini memang berkonsep warung makan. Ada etalase ala warteg yang bikin kamu makin gampang mau pilih makanan apa. Menunya banyak! Mulai dari ayam goreng lengkuas, ayam suir cabe merah, sayur asam, rawon, telur dadar, orek tempe, nasi campur sampai semur jengkol pun ada! (OMG I should take my mom here, jengkol itu susah banget dicari hahaha) Rasanya pas melihat semua masakan aku pengen nyobain semuanya hahaha. Kalau bingung mau makan apa, disini tersedia Nasi Campur Jawa dengan lauk komplit yang porsinya pas dan pasti kenyang. Oiya, kalau butuh makanan sehat, mereka juga menyediakan nasi merah sebagai pengganti nasi putih.


Yuk intip apa saja favorit aku disini yang wajib banget kamu coba:

Nasi Campur Jawa (35K)

Favorit aku banget! Seporsi isinya nasi putih/merah, orek tempe, terik daging, telur semur, krecek, acar, kering kentang, mentimun dan sambal. What's the star of the plate? TERIK DAGING! Gila gila, frankly speakin ini one of the best terik daging I've ever tried. Asli suiran daging-nya potongannya pas, dagingnya tetap terasa empuk dan rasanya itu lho manis, asin, gurih jadi satu dan nagihin. Dimakan bareng nasi panas dan sambal, ah nikmatnya serasa pulang kerumah mamah! 


Ayam Lengkuas - 22K

Oiya, cobain juga Ayam Goreng Lengkuas-nya yang harumnya semerbak banget. Daging ayam-nya juga moist banget. Oseng Daun Pepaya (6K) juga the best. Nggak pahit sama sekali! And oh, their Bakwan Goreng (3K), ENDEUUSS! Tipe-tipe bakwan yang diidamkan sebelum berbuka puasa gini nih hahaha...garing diluar, nggak berminyak tapi dalamnya lembut banget. Yaowooh I wanna craaay ini nagih banget! 
 

Ayam Suir Sambal Matah - 12K

Buat kamu yang suka pedes, wajib wajib banget cobat ayam suir sambal matah ini. Pedas tapi nagihin banget! Bikin nafsu makan.


Sayur Asem - 10K

Aku aslinya jarang banget makan sayur asem, meskpin mama beberapa kali masak sayur asem, tapi agak malas disuruh makan sayur asem. Tapi pas disini disodorin sayur asem, yaowoooh, mommaap bu, aku uyup airnya sampai tetes terakhir hahaha...Asli ini the best sayur asem yang pernah aku coba kali ya. Sayur asem-nya bukan sayur asam bening sih, pakai sedikit santan, jadi lebih creamy kuahnya, asam manis dan seger banget yaoloh ngecees kan kalau inget-inget. Wajib super wajib kalau makan disini cobain sayur asem-nya, pakai nasi putih hangat aja dijamin kenyang. 


Keripik Usus

Pelengkap yang bikin kamu nggak bisa berenti ngunyah, Keripik Usus. Hahaha ini asli gurih banget ususnya, nggak digoreng sih tapi lebih dijadiin keripik jadi super crunchy dan gurih. Ah I just can't stop munching it!


Selain masakan rumah, Alkisah juga menyediakan kopi dan es kopi kekinian. Salah satu signature coffee mereka ada Es Kopi Rindu Dimadu. Duh aduh nama es kopi-nya bikin kamu kepo kaaan, ngakuuu hehehe...Es Kopi Rindu Dimadu ini based-nya espresso yang dicampur dengan madu, kopi-nya terasa tidak terlalu bold dengan after taste madu yang manis dan sedikit pahit. Pas sih menurut aku rasanya. Mau tau kenapa namanya rindu dimadu? Kalau kamu mampir kesini dan berkesempatan ketemu owner-nya, dia akan dengan semangat menceritakan kenapa kepengen dimadu #eh kenapa dinamakan rindu dimadu hehehe...

Overall, aku suka banget ketemu warung makan kayak begini, selain tempatnya bersih dan variasi masakan rumahnya banyak, warung ini harga makanannya pun super affordable apalagi buat para pekerja kantoran kayak aku nih, masih dalam "standar harga" lah itu hihihi..Range-nya berkisar dari 3 - 35 ribu saja! Yuk kalau kamu berkantor di sekitar Kuningan atau Sudirman, bisa banget nih mampir makan siang di Alkisah. Lokasinya pun sangat mudah dijangkau, dibelakang Lotte Shopping Avenue Kuningan. Kalau sudah nyobain, jangan lupa cerita-cerita ya sama aku via DM IG atau komen disini...

Alkisah
Jalan Guru Mughni 55
Karet Semanggi
Jakarta Selatan
WA: 081513499558
IG: @alkisah.rasa
Jam buka: Senin-Sabtu 10AM - 18.00PM

KAMU TEA - GRAND INDONESIA

0 komentar

 
Heyho, cheese tea & bubble tea lover, kali ini aku mau sharing ke kalian cheese tea yang lagi jadi favorit aku bulan ini. Aku termasuk orang yang jaraaaang banget review either cheese tea atau bubble tea sampai ke blog kecuali aku memang suka banget sama produknya dan became my regular consumption.

Well, nggak pakai basa-basi lagi, let me introduce you to Kamu Tea. Sudah pernah dengar? Syukur Alhamdulillah kalau udah. Belum pernah? Hellooo kamu kemana ajaaaa wkwkwkkk *kiddingguys. Awal mula perkenalan aku dengan Kamu Tea itu di pertengahan 2017 lalu (iya ini brand asli-nya udah lama established sih) pas Aeon Mall Jakarta Garden City baru buka. Aku kira ini brand asal Jepang secara ya di Aeon Mall hampir semua tenant-nya berbau Jepang atau berasal dari Jepang. Ternyata oh ternyata, setahun berikutnya, pas brand ini makin dikenal masyarakat, aku baru tau kalau Kamu Tea itu brand asli Thailand *waks *jomplang gaes tebakan aku wkwkwk         


Kamu Tea menawarkan aneka menu minuman cheese tea yang lagi kekinian tapi nggak mainstream rasanya menurut aku. Mostly teh mereka diimpor dari Thailand dan dimasak dengan teknik khusus sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang khas. Waktu aku mampir ke gerai terbarunya di Grand Indonesia, itu aroma teh-nya waaaangiiii sewangi-wanginya. Super duper wangi kayak wangi aromatherapy yang bikin rileks banget. Jenis-jenis minuman cheese tea-nya ada Houjicha Cheese Tea, Matcha Cheese Tea, Thai Cheese Tea, Passion Fruit Cheese Tea, Dark Oolong Cheese Tea, Genmaicha dan Milo Cheese Tea. Cheese cream mereka juga beda dari yang lainnya, kental tapi nggak keasinan. Ada rasa manis dan asin yang seimbang dan after taste-nya manis tapi nggak bikin eneg. That’s their selling point yang bikin brand ini makin dikenal banyak pecinta cheese tea.


Yuk intip aja cheese tea favorit aku disini:

Matcha Cheese Tea

I got a crush on this matcha cheese tea ever since they’re opened in Aeon Mall Jakarta Garden City. Kebetulan aku suka banget any kind of matcha drink. And thanks God, mereka punya matcha rasanya intense, balance dan nggak ngasih after taste pahit yang berlebihan di lidah. plus cheese cream yang jadi penyeimbang rasa teh-nya dan bikin the whole flavor creamy, ihiiiy sukaak banget aku! 



Passion Fruit Cheese Tea

Suka yang seger dan asem-asem. Wajib coba Passion Fruit Cheese Tea-nya Kamu Tea. Rasanya asem-asem segar banget khas buah markisa, diminum bareng cheese tea yang asin-manis, tambah enak.


Dark Oolong Cheese Tea

Kalau kalian suka varian teh yang tradisional, Dark Oolong ini wajib dicoba. Nggak kepikiran sih kalau dark oolong yang terkesan pahit akan enak dimakan bareng cheese cream. Taunya, enak lho! Dark Oolong-nya menurut aku nggak terlalu pekat juga, ringan dengan aroma Oolong yang harum banget. Pahit dna getirnya juga diseimbangkan oleh cheese cream-nya. Malah aku pribadi lebih suka minum teh-nya sampai habis dulu, baru sisa-sisanya diminum kalau sudah kecampur cheese creamnya hehehe…


Oiya, jangan lupa, buat kamu yang belum  pernah minum cheese tea, cara minum cheese tea itu dengan TIDAK MENGADUK cream cheese-nya ya! Kalau bercampur dengan teh-nya dia wal, bakalan hilang deh tuh rasa asli tehnya. Cara paling enak minumnya yang diminum bareng cheese cream-nya. Sensasi segar teh dan cheese cream-nya baru deh akan lebih terasa. 

Left: Kamu Milk Tea, Right: Dark Oolong Cheese Tea

Nah, selain cheese tea, Kamu Tea juga punya minuman lain yatu milk tea. Milk Tea-nya Kamu Tea variannya juga ada banyak seperti Thai Legend Milk Tea, Kamu Milk Tea (Orginal Milk Tea), Dark Cocoa Milk Tea, Matcha Milk Tea. Milk Tea mereka dilengkapi dengan topping Kokuto Black Pearl yang endeeeuus banget menurut aku. Suka banget sama teksturnya yang kenyal tapi nggak bikin capek ngunyahnya dan manisnya juga pas.

Yuk intip favorit milk tea yang wajib kamu coba:

Thai Legend Milk Tea

Kamu WAJIB WAJIB banget coba Thai Legend Milk Tea ini guys! Seriously, this is the best EVER Thai Tea I’ve ever tried. Aku termasuk orang yang suka banget sama Thai Tea. You know so many Thai Tea brand menjamur di Jakarta kan, tapi nggak semuanya ngasih rasa thai tea yang sebenarnya. Aku bahkan sampai punya satu brand thai tea langganan dan nggak mau berpaling. Tapiiii, setelah ketemu Thai Legend Milk Tea-nya Kamu Tea aku nggak tahan untuk berpaling hahaha…Rasa thai tea-nya lebih enak, lebih berasa seimbang teh dan susunya terus aroma juga beda banget ama yang kebanyakan dijual di pasaran. Aku inget banget pernah minum thai tea dari Thailand versi sachet sih dan rasanya ya kayak gitu. Rasa sebenanrnya thai tea. Nggak kebanyakan susu dan ada pahit dan getir teh-nya.


Aduh aku susah banget ngejelasin lebih detil Thai Legend Milk Tea ini. Bisa panjang kali lebar haha. Pokonya ini Thai Legend Milk Tea teh-nya enak, creamy, manisnya pas, susu-nya pas, pahit-nya berasa., terus Kokuto Black Pearl-nya juga makin bikin 1 large cup aja nggak cukup!

Left: Thai Legend Milk Tea, Right: Passion Fruit Cheese Tea

Kamu Milk Tea

Kalau Kamu Milk Tea rasanya lebih ke kayak pure teh pakai susu sih buat aku. Teh-nya juga gak seharum dan setajam thai legend milk tea, cenderung lebih manis susu, tapi tetap enak buat yang suka original milk tea.

Varian cheese tea dan milk tea-nya Kamu Tea tersedia dalam ukuran medium dan large. Harga mulai dari 25 ribu untuk medium dan 35 ribu untuk large.

Well, segitu aja review singkat aku. Kamu udah coba Kamu Tea yang mana nih guys? Cerita di kolom komen ya! Happy weekend semua.

Kamu Tea
Grand Indonesia West Mall
Level 5
Jl. MH. Thamrin
Jakarta
IG: @kamuteaid

5 TIPS MENGATASI POST-VACATION BLUES

0 komentar


Traveling & food photography adalah hal yang nggak bisa dipisahkan dari hidup aku. Kalau kata Keara di novel Antologi Rasa-nya Ika Natassa yang suka photography juga "memotret itu membuat gue tetep waras". Yup, sama banget aku dengan Keara. Traveling dan memotret makanan itu adalah salah satu hal yang membuat aku tetap waras di kerasnya kehidupan ini #ceileeeh. Gimana enggak, kegiatan sehari-hari aku itu working mom yang kudu bekerja 8 jam seminggu ditambah 2 jam perjalanan PP rumah ke kantor. I spent almost 10 hours outside my home and my kid. Sedih ya, kalau dipikir-pikir aku cuma punya sekitar 4 jam per hari bisa bercanda bersama anakku. Well, that's why in every weekend aku selalu menyempatkan buat traveling bersama si kecil dan suami atau kalau lagi pengen nggak sama keluarga, aku doing traveling bareng temen ngetrip. 

traveling ke penangkaran rusa di Ranca Upas, berasa di peternakan di Aussie lho!
Jauh-jauh ke Jogja demi Lupis Mbah Satinem yang legendaris

Saat traveling hal yang paling menyenangkan pastinya pas jalan-jalannya dong. Ngelupain pekerjaan kantor sebentar, ngelupain urusan utang sebentar, ngelupain temen yang ngejengkelin eh tapi jangan ngelupain suami lho wkwkekwk. Tapi pernah nggak sih ngerasa tiap kali abis happy-happy traveling, pulang-pulang jadi moody, malas, ngerasa hidup boring banget, badan pegal-pegal, nyeri otot, susah buang air besar, bawaannya pengen tidur melulu sampai nafsu makan menurun drastis. Aaaah, aku jamin pasti semua orang pernah atau sering banget kan ngerasain kayak gini. Kalau kata Wikipedia ini namanya Post-Vacation Blues. Gejala-gejala-nya seperti yang aku sebutkan di atas. Post-vacation blues ini biasanya terjadi ketika traveling atau liburan seseorang terlalu lama atau terlalu berkesan. 



Aku termasuk sering banget begitu, setelah asik traveling berhari-hari, pulang-pulang jadi malas. Foto-foto di kamera nggak dipindah-pindahin sampai berminggu-minggu. Niatnya mau posting langsung di blog hasil traveling malah terbengkalai sampai pernah aku akhirnya menulis trip aku ke Bali setelah satu tahun saking capek dan nggak pernah ketemu waktu yang tepat buat nulis hehehe. Karena terlalu sering mengalami post-vacation blues yang membuat aku jadi nggak produktif, aku berusaha mencari cara untuk mengembalikan energi secepatnya setelah pulang traveling. Bagaimanapun juga jangan sampai rencana berbagi momen traveling tertunda atau bahkan nggak tertulis saking udah basinya. Nah, berikut ini adalah 5 macam post-vacation blues yang sering terjadi di kalangan traveler dan cara ampuh mengatasinya:

1. Pegal & Nyeri Otot

Masalah paling utama setelah pulang traveling pasti badan kayak ditabrak truk, capek dan pegal dari ujung kepala hingga ujung kaki. Herannya saat traveling mau jalan kaki sejauh apapun rasanya nggak capek sama sekali. Waktu aku traveling ke Ho Chi Minh City, Vietnam, aku sanggup banget jalan kaki dari hostel tempatku menginap di Pham Ngu Lao Area sampai ke Uncle Ho Park atau Istana Kepresidenan Vietnam yang jarak-nya kira-kira kalau di Jakarta kayak dari Plaza Semanggi ke Monas, dan itu siang hari bolong. 

di depan Uncle Ho Park
jalan dari Malioboro sampai Pasar Lempuyangan, ketemu tempat kece depan kantor Gubernur DIY hehe

Waktu ke Jogja minggu lalu juga, aku sempat terdampar pagi-pagi di Maliboro gegara salah lihat jam buka Lumpia Samijaya, akhirnya aku memutuskan jalan kaki dari Malioboro ke Pasar Lempuyangan demi mengejar sarapan Jenang Bu Gesti. Dari Maliboro ke Pasar Lempuyangan itu sekitar 15 menit jalan kaki. Nggak berasa lelah sata itu, tapi setelah pulang sampai rumah di Jakarta, badan dan kaki kayak mau copot hehehe. Ini tipe post-vacation blues yang paling sering banget orang alami, setelah sampai rumah, euforia liburan hilang dan badan jadi pegal karena badan kita saat liburan terbiasa melakukan aktivitas berat. 

Keliling Taman Sari sampai kaki pegel hahaha

Well, cara ampuh mengatasinya sudah pasti massage atau pijat. Buat aku pijat itu sudah paling the best way untuk meluruskan otot-otot yang kaku. Aku paling suka ke tempat refleksi atau panggil tukang pijat online kalau lagi malas keluar rumah. Kalau sudah dipijat rasanya tuh badan ringan dan enak buat beraktifitas lagi.

Panggil tukang pijat online paling gampang hihihi

Nah, habis pijat paling enak itu minum jahe hangat. Kalau di tempat pijat refleksi kan sering tuh dikasih free minuman jahe hangat untuk menghangatkan dan merilekskan badan. Kalau dirumah aku pasti sedia minuman jahe juga seperti Herbadrink Sari Jahe ini. Herbadrink Sari Jahe ini kalau diseduh hangat-hangat aroma jahe-nya harum dan bikin pikiran rileks lho. Pas diminum pun badanku terasa lebih rileks dan perut yang masuk angin langsung enakan, pegel-pegel juga mereda. Kalau nggak suka diminum panas, bisa juga lho Herbadrink Sari Jahe ini diminum dingin. Cobain deh pijat terus minum jahe hangat, dijamin setelah itu badan kamu bugar lagi.


2. Nafsu Makan Berkurang

Kadang-kadang setelah traveling, nafsu makan itu berkurang. Aku merasakan sendiri akibatnya setiap kali pulang jalan-jalan, pasti jadi males makan karena selama beberapa hari traveling perut sudah dibiasakan makan segala jenis makanan. Begitupun dengan anakku yang masih kecil. Biasanya pas traveling dia makannya semangat banget, tapi ketika sampai dirumah, nafsu makan langsung menurun drastis. Kalau sudah begitu, aku langsung cari sari temulawak supaya mengembalikan nafsu makan. Dulu banget jamannya masih gampang cari tukang jamu keliling, aku rajin banget minum jamu temulawak, si kecil juga tapi dengan aksi meronta-ronta dulu soalnya jamu-nya pahit kan hihihi. Untungnya sekarang minuman herbal sudah beragam dan mudah ditemukan sebagai pengganti jamu. Salah satu favoritku hingga saat ini adalah Herbadrink Sari Temulawak ini. 




Minuman yang terbuat dari sari temulawak asli ini lebih mudah diseduh dan pastinya teksurnya tidak sekental dan sepahit jamu. Aku tinggal menambahkan sedikit madu untuk sikecil supaya lebih mudah diminum. Dan so far, Herbadrink Sari Temulawak ini memang sangat membantu sekali untuk mengembalikan nafsu makan. Selain karena khasiat temulawak yang terkenal sejak dulu mampu mengembalikan nafsu makan anak, aku juga rutin meminum Herbadrink Sari Temulawak ini untuk menjaga tubuh tetap fit dan segar. 


Si kecil yang suka minum Herbadrink Sari Temulawak

3. Susah Buang Air Besar

Post-vacation blues yang paling sering aku alami juga adalah susah buang air besar. Pernah lho aku 5 hari traveling ke Flores dan living on boat ke Pulau Komodo dan sama sekali nggak kepengen BAB. Malah pernah 2 hari traveling ke Lembang, Bandung yang cuaca-nya dingin pun baru keesokan harinya sampai Jakarta memaksa diri untuk BAB . Pernah nggak sih kamu ngerasain kayak gitu? Kalau aku tanya temen-temen sih mostly pernah. Ternyata memang susah BAB saat dan sesudah traveling itu hal normal sih.

Enak-enakan living on boat, naik ke puncak Pulau Padar, tapi nggak bisa BAB hampir 5 hari hahaha

Pink Beach, Pulau Komodo

Dikutip dari DetikHealth, Dr Brooke Gurland, seorang pakar bedah usus dari Cleveland Clinic mengatakan susah BAB karena faktor kebiasaan manusia. Ketika kebiasaan itu tidak dilakukan, fungsi tubuh akan terganggu, termasuk usus besar. "Semua orang memiliki jadwal khusus untuk BAB dan ketika bepergian jadwal tersebut biasanya kacau", kata Dr Gurland. Nggak heran ya aku sering susah BAB. Apalagi pas traveling lalu kulineran segala macam makanan dan minuman yang bukan dimakan sehari-hari masuk semua ke perut. Wajar banget usus besar jadi shock terus mogok kerja hehehe...


Fruit smoothie bowl dan salad bisa jadi alternatif untuk dikonsumsi saat susah BAB

Nah, kalau sudah begitu solusinya aku palingan banyak makan buah, minum jus atau makan sayur-sayuran. Tapi makanan saja sepertinya tidak cukup, malah kadang bikin BAB makin terhambat. Untuk mempercepat proses melancarkan pencernaan, aku dibantu dengan minuman herbal seperti Herbadrink Lidah Buaya. Seperti yang kita tahu, lidah buaya dikenal sebagai tanaman yang selah digunakan selama ratusan tahun untuk meringankan dan memperbaiki kesehatan gastrointestinal. Gel yang ditemukan dalam lidah buaya pun mengandung vitamin A, asam amino esensial dan enzim yang semuanya membantu masalah pencernaan. Dikutip dari Liputan6.com, lidah buaya juga memiliki zat seperti aloemodyne dan allomitin yang membantu menyembuhkan jaringan dalam kasus gastritis, borok atau asam berlebihan. Jadi tidak heran kalau lidah buaya di klaim mampu memperbaiki gerakan usus dalam hal sembelit dan mengurangi rasa begah.




Sekarang tiap kali pulang traveling dan nggak bisa BAB aku pasti minum Herbadrink Lidah Buaya ini. Cukup minum satu sachet aja nggak berapa lama langsung lancar BAB. Kadang aku juga memasukkan minuman ini ke dalam list barang-barang traveling supaya kalau di tengah perjalanan nggak bisa BAB, kan tinggal minum Herbadrink Lidah Buaya aja, BAB lancar, traveling senang! 

4. Malas Bergerak a.k.a Mager

Nah ini, post-vacation blues yang paling susah dihindari. Males gerak a.k.a MAGER hahaha. Kalau habis traveling jauh, rasanya tuh cuma pengen tidur aja seharian, pengen nggak ngapa-ngapain Hayoo ngaku siapa yang sering begini hehe. Untuk mengatasi mager ini, biasanya aku melalkukan aktivitas kecil seperti stretching, simple yoga atau berenang. Kalau kamu bukan tipe yang suka dipijat, olahraga ringan tersebut bisa lho menolong badan yang pegal-pegal. Setidaknya otot-ototo yang kaku kan dipaksa bergerak dan tubuh pun akan kemabli normal lagi tanpa terasa capek setelahnya. Kalau aku dan keluarga lebih suka berenang karena berenang itu selain bikin badan rileks, berada di dalam air itu ada sensasinya sendiri. Badan berasa seger aja gitu plus sekalian ngelemesin otot kan sambil berenang. Nah, habis berenang aku nggak lupa minum Herbadrink Lidah Buaya. Soalnya biasanya kalau sudah kelamaan di air kan perut jadi masuk angin tuh atau begah, lagi-lagi aku minum Herbadrink Lidah Buaya supaya rasa begah di perut hilang. Eh by the way, Herbadrink Lidah Buaya ini juga bisa disajikan dingin lho, makanya enak banget buat jadi teman setelah berolahraga. Rasanya segar gitu pas diminum abis berenang atau abis keringetan hihi. Asik, sehat dan badan segar kembali!


Herbadrink Lidah Buaya jadi teman setia setelah berolahraga

5. Moody

Another post-vacation blues yang sering menyerang para traveler yang juga budak korporat a.k.a para pekerja kayak saya. Setelah traveling rasanya mood gampang berubah. Bos marah sedikit, bawaannya pengen liburan lagi. Teman iseng sedikit, bawaannya pengen lempar sepatu. Ah pokoknya mood liburannya nggak bisa hilang deh, pengennya nggak merasakan hal-hal seperti itu dikeseharian. Tapi kan reality tetaplah reality dong. Kalau nggak kerja, mau bayar tiket pesawat pakai apa buat liburan berikutnya hihi. Nah, buat ngilangin rasa moody biasanya aku pakai mantra kalimat positif seperti itu, "Kerja, kerja, bulan depan liburan menanti", "Semangat Cha, bulan depan lo bakalan ketemu sama pantai idaman lo". Pokoknya harus positif thinking supaya a negative mood turned to be a positive mood

Nah, itu tips singkat dari aku buat mengatasi post-vacation blues dan kembali fit lagi setelah traveling. Sebenarnya tiap orang pasti punya cara masing-masing untuk membangkitkan kembali semangat setelah bepergian jauh sih, apapun itu semoga tips di atas salah satunya bermanfaat buat kalian ya! 

Seneng bisa motret Prambanan di malam hari, pulangnya masuk angin abis-abisan hahaha

THE POTTING SHED, BANDUNG

0 komentar


Say hello to the newest restaurant in Ciumbuleuit area, Bandung, The Potting Shed at the House Tour Hostel. Restoran ini dibuka duluan sebelum hostel-nya dibuka. Rencanya hostel-nya akan dibuka di pertengahan Oktober tahun ini. Restoran ini menjadi booming di pertengahan tahun ini karena glass house-nya mencuri hati para pengejar foto selfie. Karena saking penasarannya, aku datang lebih pagi sengaja supaya bisa motret di glass house lebih leluasa, ternyata oh ternyata, sesampainya disana jam 07.45 pun sudah ada 2 orang laki-laki asik berfoto di glass house-nya hahahaha (meuni rajin pisan si akang-akang tea pagi-pagi buta udah disini). Well, memang hype-nya restoran ini luar biasa sih, orang rela bangun pagi demi spot foto. Emang kayak apa sih restorannya: Let's do the photo tour!



Area The Potting Shed ini terbagi dua, area glass house dan area restoran utama. Glass house-nya menurut aku sih nggak terlalu besar, tapi as you can see in that photos, the interior was soooo damn pretty! Tropical-bohemian style yang super instagrammable. Bohong banget kalau cewek-cewek nggak demen nongkrong lama-lama disini, lha wong yang laki-laki aja (si akang 2 orang pagi-pagi itu) demen banget lama-lama disini hahaha...Mulai dari sofa-nya, tanaman-tanaman hijaunya, that cute succulents, sampai lampu hias yang juga unik, bikin seluruh area glass house ini so instagrammable. Sementara di area utama restorannya, areanya lebih besar dengan beberapa sofa dan interior bergaya lebih ke tropical-retro dengan nuansa hijau dan kayu.


Menu yang ditawarkan disini lebih ke fusion antara western-asian-indonesian. Menunya komplit mulai dari breakfast, appetizer, main course, deseert sampai ke es kopi susu. Yuk lihat apa saja yang aku coba disini:

Halabi Benedict 

Akhir-akhir ini aku memang lagi seneng banget cari sarapan pagi egg benedict. Makanya pas melihat The Potting Shed punya menu Benedict aku langsung penasaran nyobain. Surprisngly, Halabi Benedict-nya was beyond my imagination. Ini pertama kali-nya nyobain egg benedict nggak disiram hollandaise sauce, melainkan halabi sauce yang terbuat dari campuran mayonnaise dan sambal terasi. Yes you heared it right, sambal terasi men! Rasanya kayak kuah kari, pedas, asam, tajam, tapi segar dan ada after taste manisnya juga. That's so new to my palate but I really enjoyed it. Apalagi telurnya benar-benar di kasih dua telur poached egg yang besar-besar dengan soft toast dan salad. Wah, beneran ini sarapan pagi super unik dan enak yang pernah aku coba. You guys should try it!         


Spaghetti Carbonara

It might be a simple spaghetti tapi saus carbonaranya boleh diacungi jempol. Aku termasuk orang yang paling concern sama saus carbonara. Menurut aku carbonara yang enak itu harus terasa creamy tapi tetap light, dengan rasa keju, krim dan susu yang seimbang dan nggak biki eneg. Susah banget ketemu yang bisa bikin carbonara sauce yang enak, nah thanks God I found it here. Saus carbonara-nya persis seperti harapan saya. Suami dan adik-adik saya juga setuju sama enak-nya carbonara di sini. Kalau kamu suka yang creamu dan cheesy. Wajib banget cobain menu yang satu ini.


Spaghetti Aglio Olio

Aglio olio disini juga termasuk yang fit to my palate, meskipun terasa terlalu pedas somehow.


Kopi Susu Keluarga

Nah, sarapan pagi kurang lengkap tanpa kopi. Wajib banget nyobain Es Kopi Susu Keluarga-nya. Kopinya creamy banget, enak sih menurut aku yang suka kopi creamy dan manis. Kalau nggak suka versi dingin, bisa juga cobain versi panasnya dan cobain juga Cotton Candy Latte-nya yang creamy dan ada manis cotton candy-nya. 

Es Kopi Susu Keluarga
Cotton Candy Latte (left), Kopi Susu Keluarga (right)

Well, I had a very pleasant breakfast here. Dengan presentasi dan rasa makanan yang tergolong cukup enak dan harga makanan sekitar 35,000 - 60,000, menurut aku everything is worth the price. Tips aku cuma satu, datanglah sepagi mungkin untuk bisa duduk di area glass house. Kebayang sih kalau kamu datang agak siang, meskipun masih ada space di glass house, bakalan terasa sempit dan nggak nyaman aja sih rasanya. And oh, pakai pakaian yang nyaman juga, namanya juga rumah kaca, makin siang makin terasa gerah-nya hehehehe...

Happy hunting

The Potting Shed at The House Tour Hotel
Jalan Panumbang Jaya No. 5
Ciumbeleuit, Bandung
Telp. +622 82065241
IG: @thehousetourhotel

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes