#BersamaMelindungi Diri dan Baby dengan Sleek Baby Pembersih Botol

0 komentar


Menjadi ibu adalah tantangan terberat buat setiap wanita, tentunya buat aku juga. Meskipun sudah dua kali melahirkan, rasa khawatir itu pasti selalu saja muncul sesaat setelah melahirkan. Kekhawatiran terbesar sebenarnya bukan masalah bagaimana mengurus anak yang benar, tapi justru ketidakmampuanku melawan pikiran negatif yang datang-nya dari orang-orang terdekat. Entah itu omongan ataupun tindakan secara langsung atau tidak langsung. Judgement istilah kerennya. 


Sejak anak pertama, udah nggak kehitung deh berapa banyak orang yang nge-judge aku bahkan sejak kehamilan. Apalagi hamilku termasuk hamil besar dua-duanya. Kedua anakku lahir dengan berat 4 kg semua. Dari sejak hamil omongan-omongan seperti, "wah gila anak elo gede banget, kebanyakan gula kali lo," "gimana anaknya nggak gede, tiap hari makan boba melulu." Padahal ya hasil tes darah bayi dan ibu kadar gula-nya semuanya normal dan aman, tapi tetep aja ada yang asal "ngejeplak". Itu sih belum apa-apa, pas setelah melahirkan dong judgement makin kenceng (heran asli kenapa orang demen banget nyinyirin hidup orang ya haha), dan datangnya dari orang paling dekat, salah satunya mertua. Yup, jangan salah, kebanyakan kasus baby blues dan post-partum depression itu justru faktor pencetus utamanya berasal dari orang terdekat salah satunya orang tua kita sendiri. Aku ngalamin hal tersebut satu hari setelah melahirkan anak kedua kemarin. 

Ceritanya anak aku lahir agak kuning, jadi disarankan untuk disusui terus, cuma saat itu karena aku drop banget kondisinya plus batuk pilek pula, jadinya disuruh pisah sama bayinya dan disuruh suster untuk pompa ASI-ku untuk dibawa ke ruang bayi tiap malem. Tapi sedihnya, karena kondisi lagi drop banget, udah di pompa kayak apapun juga, itu ASI keluarnya sedikit banget, cuma 10 ml kali padahal udah hampir 30 menit dipompa. Dan saat itulah datang judgement dari mertua-ku, si mama nyeletuk "ASI-nya nggak ada kali, udah kasih sufor aja, daripada bayi-nya makin kenapa-napa." Jleb banget nggak sih rasanya digituin. Bukannya ngasih semangat, malah makin bikin aku down dong. Masya Allah. 


Alhamdulillah-nya, hari ketiga pas aku udah baikan, ASI-ku sudah bisa keluar dan alhamdulillah berlimpah sampai anak-ku sekarang sudah mau masuk usia 3 bulan. Tapi eh tapi, judgement belum berhenti bu ibu, pas orang-orang tau berat badan anak-ku yang masih 2 bulan sudah 7 kg langsung lah mulut-mulut nyinyir keluar

"Aduh gemuk amat, pake ASI atau sufor nih?"
"Ya ampun lucu amat anaknya, sufornya pasti kenceng nih yaaa"
"Kok bisa sih anak-nya dua bulan udah gemuk begini, mama-nya kan kurus, masa ASI-nya bisa banyak"...de el el yang bikin pengen nyumpel orang-orang itu pake foto kulkas ASI ku nih

Tuh, lihat hasil pompaan aku ya bu ibu, monmaap anak aku bukan anak sufor *isssh asli KZL BGT


Well, same like haters gonna hate, judgement tetaplah judgement dan gak akan pernah berhenti. Pasti ada aja orang yang sibuk ngurusin hidup orang lain. Ada aja orang yang kerjanya nyinyirin urusan orang lain. Aku pribadi sih sebisa mungkin berusaha mencari dukungan orang-orang yang bisa melindungi aku dari hal-hal negatif tersebut seperti suami dan ibu kandung-ku. Alhamdulillah-nya, kedua orang tersebut are my support system, sangat mendukung aku baik dalam hal berbagi tugas mengasuh anak maupun urusan meng-ASI-hi. Jadi pelan-pelan rasa khawatir itu bisa di atasi.


Sama seperti melindungi diri, tentunya aku juga perlu melindungi anakku dong, dan salah satu cara melindungi anak adalah dengan menggunakan produk bayi yang aman salah satunya produk pembersih botol. Dari sejak anak pertama, aku concern banget soal pembersih botol bayi, bukan hanya untuk bersihin botol ya, tapi juga untuk bersihin peralatan pompa ASI-ku. Aku sebisa mungkin mencari produk yang food grade, BPA Free dan nggak meninggalkan noda atau bau berlebih di perlengkapan bayi tsb. Intinya, aku sudah pasti cari yang bisa #BersamaMelindungi anak-ku sejak bayi baru lahir sampai ke 1000 Hari Pertama Kehidupan-nya, seperti Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser. Pembersih botol dan perlengkapan bayi ini sudah aku pakai sejak anak pertama, 5 tahun lalu, dan masih berlanjut ke anak kedua sekarang. Sleek Baby ini menurut aku satu-satunya produk pembersih botol bayi yang teksturnya kental tapi nggak menyisakan bau sabun dan bikin botol dan perlengkapan bayi bersih kesat. Cinta banget sama Sleek Baby sampai saat ini meskipun aku dibombardir sama produk serupa yang mengklaim memiliki kandungan lebih baik padahal pas aku baca ingredients-nya sama aja hehehe...


Senangnya lagi, Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser ini sekarang hadir dengan formula baru yang disempurnakan dan dilengkapi dengan 8 Proteksi (Improved 8 Protection Formula), yaitu:

1. Food Grade: tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan dan aman untuk anak kecil
2. Natural Anti Bacterial: mengandung bahan alami yang mampu membasmi kotoran dan kuman 
    secara maksimal pada perlengkapan bayi termasuk botol susu
3. Stain Removal:  mampu membersihkan noda yang menempel, sisa lemak dan bau yang tidak 
    sedap pada perlengkapan atau peralatan bayi secara menyeluruh
4. Hypoallergenic: mampu meminimalisir terjadinya iritasi kulit, gatal dan kasar pada kulit. 
    Melindungi kulit ibu juga saat mencuci perlengkapan bayi
5. Dermatologically Tested: sabun pembersih botol yang sudah teruji klinis
6. Microbiological Tested: sudah teruji efektif dalam membunuh mikroorganisme yang berbahaya
7. High Quality Concentrate: hanya perlu sedikit saja, botol susu dan perlengkapan bayi lainnya 
    sudah bersih dan terlindungi dari kuman
8. Paraben Free: tidak mengandung paraben dan bahan pengawet lainnya 

Aduuuuh ngelihat banyaknya formula perlindungan di atas benar-benar bikin aku makin cinta deh sama Sleek ini. Nggak salah deh aku setia sama produk ini benar-benar membantu aku untuk #BersamaMelindungi anak-anakku banget. Nah yuk ibu-ibu yang mau #BersamaMelindungi anak-anaknya, cobain deh Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser dengan Improved 8 Protection Formula. Produknya tersedia dalam ukuran botol 500 ml & 150 ml serta refill ukuran 900 ml & 450 ml. Kalau malas belanja ke supermarket, bisa lho sekarang beli online aja di Kino Official Store di Shopee. Klik link-nya disini ya.


Jadi, nggak usah galau-galau lagi sama judgement yang melanda ya bu ibu. Bagaimanapun juga nggak ada itu ibu yang sempurna, yang ada itu ibu pintar. Pintar melindungi diri sendiri dan juga pintar mencari produk yang bisa #BersamaMelindungi buah hatinya. Yuk ah yang mau samaan kayak aku juga melindungi buah hati kita, ikutan campaign #BersamaMelindungi dari Sleek Baby ini. Campaign ini tercipta atas kerjasama Sleek Baby, Philip Avent dan Shopee. Untuk info lebih lanjutnya bisa cek ke Facebook atau Instagram-nya Sleek Baby langsung ya.


The Local Garden, Kelapa Gading

0 komentar


Semenjak melahirkan, hasrat kepengen makan yang macem-macem mulailah muncul secara ya pas hamil kan agak dibatasin makannya. Nah, kemarin aku ngidam banget pengen smoothie bowl yang enak gitu kalo bisa yang sama persis kayak yang aku makan di Crumb and Coaster, Kuta, Bali. Cari-cari referensi eh akhirnya ketemu kafe baru yang belum lama buka di deket rumah di area Kelapa Gading, namanya The Local Garden. 


Dari namanya aja udah keliatan kalau hidden gem ini ngasih ambiance nggak jauh-jauh dari garden a.k.a kebun dan emang bener pas aku masuk kafe-nya aduuuuh Jakarta rasa Bali banget. Ambiance-nya teduh banget kayak kafe-kafe organik di Bali. Interiornya juga khas tropical cafe a la Bali, ada tanaman gantung dan tanaman hidup juga sebagai hiasan di tengah kafe plus dinding yang cantik banget dengan lukisan bunga dan daun monstera yang "khas" banget di kebanyakan tropical interior masa kini. 

Walaupun kafe-nya kecil dan hanya terletak di sebuah ruko, tapi nggak mengurangi kenyamanan pengunjung disini. Baiknya memang datang lebih pagi sih soalnya space dan seat-nya terbatas juga kan apalagi ini instagrammable banget kafe-nya, dijamin bisa penuh sesak sih kalau datang siangan sedikit hehehe...


Untuk makanannya, mereka lebih fokus ke Poke Bowl, Smoothie Bowl dan Freh Salad. Mereka sedia menu brunch juga tapi nggak banyak sih. Spesialisasi mereka memang di smoothie dan poke bowl itu.

She's So Pretty - 65K

Karena tujuan aku buat sarapan sebelum aku meeting, jadi aku cobain She's So Pretty smoothie bowl karena saking kangennya sama smoothie bowl yang based-nya buah naga dan pisang. Smoothie bowl ini dikasih topping stroberi, pisang, buah naga, homemade granola dan kismis. I'm sooo in love with the texture! Thick, creamy, manis, rasa buah naga dan pisangnya balance dan nggak asem. Agak susah ketemu yang bisa meracik pisang dan buah naga yang pas, aku beberapa kali ketemu yang smoothie-nya kalau nggak keaseman, ya pisangnya lebih dominan jadinya eneg. Ini ENAK! Persis sama yang aku makan di Bali hohohoho...I'm so happy! Porsinya pun besar sampe nggak sanggup ngabisin satu bowl sendirian.


Untuk harga makanan, range-nya dari 40-80 ribu. Masih quite affordable menurut aku melihat ukuran porsi dan ingredients-nnya. Ah sayangnya aku sendirian datang kesini, coba berdua bisa pakai Zomato Gold soalnya lagi promo 1+1 on food. Next time, aku pasti kesini lagi buat nyobain poke bowl dan saladnya, masih penasaran soalnya. Cuss yang tinggal di Kelapa Gading atau sekitarnya atau emang penasaran sama kafe baru ini, silahkan dicoba deh. 

The Local Garden
Jalan Boulevard Raya Blok CN 2 No. 10
Kelapa Gading, Jakarta Utara
IG: @thelocalgarden.id
RSVP: 08112481012

5 TIPS MENJAGA KEBUGARAN PASCA MELAHIRKAN

12 komentar

Menjadi ibu adalah berkah luar biasa yang didambakan oleh semua wanita. Nggak heran jika selama prosesnya mulai dari kehamilan sampai persalinan dijalani dengan senang hati walau terkadang terasa membebani. Aku sendiri bersyukur sekali dipercayakan sama Allah SWT lagi untuk menerima titipannya kembali. 28 September lalu, lahirlah seorang anak lelaki melaluI persalinan normal. Wah rasanya lega sekali meskipun persalinan tersebut harus dilewati melalui jalan induksi yang benar-benar menguras tenaga dan emosi. Sekarang tiap kali melihat si kecil sudah bisa tersenyum rasanya ketegangan saat reaksi induksi terasa di perut sudah benar-benar hilang dari ingatan saya.


Eits, tapi diam-diam dibalik kebahagiaan itu ada aja nih silent killer, yup apalagi kalau bukan baby blues. Sebenarnya sih aku nggak ngerasain segitu baby blues-nya Cuma lebih sering lelah, capek dan suntuk karena tiap hari begitu-gitu aja (maklum yaa emak-emak pekerja kantoran hehehe). Kalau udah suntuk, badan langsung berasa rontok, pegal sana-sini, males ngapa-ngapain ujung-ujungnya tidur aja. Eh kalau bisa tidur, sekarang-sekarang malah anakku susah tidur siang, maunya digendong, walhasil aku juga kurang tidur siang. Alhamdulillah-nya kalau malam si bayi tidur nyenyak, tapiiii aku harus tetap bangun untuk pompa ASI soalnya berasa banget bengkaknya itu payudara hehehe…


Phiuh, lelah memang rasanya jadi ibu ya (padahal bukan ibu baru lho) tapi yaaa tetap aja rutinitas kayak gini harus dilewati jangan sampai gara-gara rasa lelah, jadi stress terus kena baby blues malah– amit-amitnya–kena post-partum depression kayak kasus ibu-ibu viral kemarin yang nyuruh anaknya minum air bergalon-galon sampai mati. Ih gak mau yeey aku ngerasain kayak gitu, makanya aku sebisa mungkin cari cara untuk tetap bugar dan segar setiap harinya. Kalau badan sudah segar kan mau ngapain aja enak ya. Caranya gimana? Nih, aku bagi tips tetap bugar pasca melahirkan, mana tau ada ibu-ibu baru yang butuh saran kan…

1. Olahraga

Olahraga tetap penting dilakukan setelah bersalin lho. Bukan hanya supaya tetap segar dan bugar tapi supaya bentuk badan kembali seperti semula. Nggak mau kan habis melahirkan perutnya masih buncit atau pahanya nggak masuk ke jeans favorit hehehe…Normal-nya sih olahraga boleh dilakukan 40 hari setelah bersalin untuk persalinan per vaginam (normal) dan 60 hari untuk persalinan caesar. Olahraganya pun nggak boleh berat-berat dulu. Kalau menurut dokter saya, untuk yang bersalin normal olahraga yang boleh dilakukan itu jogging, senam kegel atau yoga ringan, sedangkan untuk yang bersalin caesar disarankan tidak melakukan olahraga yang ada hubungannya dengan perut. Olahraga yang disarankan sebatas jalan kaki, senam kegel, peregangan kaki atau squat dinding. Nanti setelah 3 bulan baru boleh meningkat ke olahraga agak berat seperti yoga atau renang. Bersyukur aku melahirkan secara normal jadi setelah 40 hari aku bisa jogging lagi deh. Biasanya aku jogging tiap weekend bareng sama suami dan anak pertamaku, anak bayinya titip nenek-nya dulu hehehe…Kalau sudah jogging dan berkeringat huah rasanya badan lebih ringan dan nggak cepat lelah. 


2. Mengonsumsi Makanan Sehat & Cukup Gizi

Setelah bersalin seorang ibu juga harus tetap mengonsumsi makanan sehat selain supaya tetap bugar  juga untuk menutrisi ASI yang dihasilkan ibu. Gak mau doong badan berasa kayak nenek jompo gampang pegal gara-gara makan asal-asalan atau anak-nya laper melulu gegara minum ASI yang gak ada gizinya. Selain makanan sehat, ibu menyusui juga harus memperhatikan kandungan dan kecukupan gizi dalam makanan yang dimakan lho. Normalnya wanita dewasa itu membutuhkan 2000 kilo kalori per hari sementara ibu menyusui itu butuh 2700 kilo kalori per hari lho! Kebayang kan kalau sebelum hamil aku makan asal-asalan, mungkin nggak nyampe 2000 kalori, eh sekarang pas menyusui aku diharuskan mengejar sisa 700 kalori untuk memenuhi 2700 kalori tersebut. Caranya memang makan yang banyak. Kayaknya aku bisa 5 kali makan dalam sehari apalagi setiap abis pumping ASI, beeeuh lapar tak tertahankan hehe…


Nah, apa saja sih yang diperlukan untuk mengejar 2700 kalori tersebut. Gampang sih, di dalam menu harian ibu menyusui harus mengandung setidaknya karbohidrat, proten hewani & nabati, lemak, vitamin & mineral dan cairan (minum air kira-kira 3-4 liter sehari, kembung-kembung deh yang penting si bayi kenyang hehehe). Nih, gambaran makanan sehat yang kira-kira bisa dikonsumsi ibu menyusui.


Dikutip dari beritagar.com, ibu menyusui disarankan juga untuk mengonsumsi makanan seperti ikan salmon, produk susu rendah lemak, roti gandum, beras merah, sayuran hijau, telur, kacang-kacangan, daging sapi tanpa lemak dan buah-buahan seperti blueberi, alpukat dan jeruk. Kalau aku pribadi sih nggak sklek-saklek banget ngikutin saran di atas, yang penting sebisa mungkin makan tiap hari ada karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah. Plus cemilan di antara makan berat seperti yoghurt, susu, pudding atau biskuit. Sekali-kali makan indomie juga boleh kok hehehe…


3. Mengonsumsi Supplemen, Vitamin atau ASI Booster

Ini nih penunjang yang nggak boleh dilewatkan setelah melahirkan, meskipun makan sudah cukup, tapi menjaga badan tetap sehat dan bugar tetap butuh asupan vitamin. Apalagi bagi ibu yang menyusui, nggak usah ditanya deh, segala supplemen pasti dikonsumsi demi melancarkan ASI atau istilah kerennya jaman sekarang itu ASI booster. Menurut dokter kandungan aku sih, setelah melahirkan kita tetap diwajibkan melanjutkan supplemen saat hamil, karena bagaimanapun juga apa yang kita makan akan diserap bayi. Hayoo ngacung yang habis lahiran pinggangnya sering keseleo atau kaki-nya gampang pegal. Nah itu tanda-tanda kurang kalsium, soalnya kan kalsium kita juga diserap sama si bayi. That’s why jangan lewatkan konsumsi vitamin atau supplemen. Selain vitamin dan supplemen, untuk ibu yang menyusui, mengonsumsi ASI booster jenis lain selain vitamin atau supplemen juga bisa. Sekarang ini banyak banget opsi ASI booster mulai dari lactation cookies, susu almond, susu soya sampai campuran keduanya yang ditambah segala macam super food seperti chia seed, fenugreek atau moringa. Tapi sih sebenarnya booster yang paling utama itu happy. Kalau pikiran udah happy, pegel-pegel hilang, ASI juga lancar lho hehehe…

Beberapa jenis ASI booster yang aku konsumsi

4. Mengonsumsi Jamu atau Minuman Herbal

Siapa disini yang masih minum jamu pasca bersalin atau konsumsi ramuan herbal setelah melahirkan? Salut buat yang masih minum, soalnya kebanyakan mommy milenial jaman sekarang justru mengesampingkan jamu dengan alasan rasanya nggak enak atau pahit. Padahal ya kalau kata orang tua jaman dahulu, ramuan herbal itu lebih mujarab daripada obat dokter lho. Percaya nggak percaya sih, tapi aku pribadi masih ikutin kata orang tua dan tetap mengonsumsi jamu pasca bersalin. Keuntungannya? Badan tetap segar bugar dooong soalnya dalam satu paket jamu pasca bersalin tersebut ada banyak jamu yang khasiatnya untuk menghilagkan pegal-pegal, meredakan sakit kepala, mengencangkan perut sampai mencerahkan wajah. Ditambah lagi jaman sekarang jamu tersebut udah nggak diseduh lagi kok, rata-rata sudah dikemas dalam bentuk pil siap minum.


Selain minum jamu, mengonsumsi minuman herbal juga bisa jadi pilihan terutama buat yang tetap nggak berani minum jamu. Pernah merasa perut gampang kembung nggak setelah melahirkan? Nah itu aku banget, somehow dua minggu pertama setelah melahirkan, perut gampang banget kembung salah satu penyebanya karena rahim sedang dalam proses mengecil ke ukuran semula. Untuk mengatasinya, aku minum minuman herbal favoritku yaitu Herbadrink Sari Jahe. Minuman sari jahe ini dari dulu jadi andalan aku karena tekstur dan rasanya nggak kayak jamu plus mengandung segala #KebaikanAlami dari jahe. Tinggal seduh, bersih dan tanpa endapan. Setiap kali habis minum ini perut yang kembung jadi lebih enakan terus badan juga berasa lebih relaks dan segar. 

Herbadrink Sari Jahe diseduh biasa

Herbadrink Sari Jahe ini tersedia dalam dua pilihan, original dengan gula dan sugar free. Aku pribadi suka keduanya, kalau mau lebih enak lagi aku suka mencampurkan Herbadrink Sari Jahe ini dengan susu, jadi deh susu jahe buatan sendiri lebih sehat dan bersih daripada kudu jauh-jauh beli di abang-abang kan hehehe…

Herbadrink Sari Jahe dicampur susu

5. Istirahat yang Cukup

Jadi ibu baru sudah pasti masalah paling utama adalah kurang tidur, bisa karena bayi sering terbangun tengah malam atau bagi yang menyusui harus melakukan sesi pompa ASI tengah malam. Phiuh, keduanya sudah pasti sangat menguras tenaga dan pastinya bikin daya tahan tubuh melemah. Aku sendiri merasakan kurangnya tidur bikin badan cepat lelah dan gampang terserang penyakit, salah satunya flu. Di minggu-minggu awal setelah melahirkan saya terserang flu parah sampai-sampai si bayi ikutan pilek. Untuk mengatasinya memang harus pintar-pintar cari waktu untuk tidur. Aku sebisa mungkin tidur disaat si bayi tidur meskipun hanya 1 jam dan untuk menunjang daya tahan tubuh supaya nggak gampang sakit karena kurang tidur, aku mengonsumsi minuman herbal yang mengandung temulawak karena temulawak mengandung kurkumin hingga 100mg yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengandung kalagoga yang menjaga fungsi hati supaya tidak mudah terserang penyakit. 

Herbadrink Sari Temulawak diseduh biasa

Karena agak sulit mengolah temulawak, aku memilih minum Herbadrink Sari Temulawak yang mengandung segala #KebaikanAlami temulawak. Praktis, tinggal seduh, tanpa endapan dan pastinya rasanya nggak kayak minum jamu. Untuk membuatnya lebih enak lagi, aku sering juga mengolahnya dengan tambahan makanan lain seperti buah dan air kelapa. Tinggal tambahin es batu, jadi deh es kelapa sari temulawak. Beuh, enak banget diminum siang-siang di cuaca musim kemarau yang panas terik begini. Badan jadi lebih segar dan pastinya daya tahan tubuh pun meningkat.

Herbadrink Sari Temulawak dicampur air dan buah kelapa

Nah, itu saja tips singkat dari aku untuk menjaga kebugaran pasca melahirkan. Memang melelahkan perjalanan menjadi seorang ibu baru, tapi gaya hidup sehat tetap harus dijaga dong walaupun tiap detik harus meredakan tangisan bayi. Jangan lupa untuk tetap bersyukur dan bahagia, karena bagaimanapun juga kunci badan sehat itu asalnya dari jiwa yang kuat. So, let’s enjoy the mom’s journey!

MAGAL (MAPOGALMAEGI) KOREAN BBQ HOUSE, KELAPA GADING

19 komentar


Korean BBQ is always a good idea ketika kepengen makan banyak bersama keluarga. Dua tahun lalu aku anti banget makan di Korean BBQ kayaknya ribet (padahal sering banget nonton drama Korea dan sering liat cara orang Korea makan BBQ hahaha). Tapi sejak suatu waktu diajak teman makan di Korean BBQ dengan side dishes yang banyak dan free refill, wah aku jadi ketagihan hahaha...Sudah beberapa kali mencoba beberapa Korean BBQ dan yang satu ini masih jadi juaranya. Yup, Magal Mapogalmaegi Korean BBQ juaranya. 


Outlet yang aku coba ini yang di Mal Kelapa Gading 3. Kelihatan banget kok restonya dari depan lobby utama. Aku datang kesini niatnya mau cobain All You Can Eat-nya ternyata belum tersedia di outlet MKG 3 ini, yaah kecewa sih, tapi nggak papa deh tetep nyobain ala carte mereka. Dan kebetulan aku udah punya membership Zomato Gold, jadinya lumayan banget bisa dapet Buy 1 Get 1 untuk semua menu makanannya yeaay! 

Untuk menu ala carte-nya, mereka punya beberapa pilihan beef, pork atau chicken. Nih contekan menu daging sapi dan pork-nya. Quite surprise karena harga daging sapi dan pork, beda jauh banget hahaha (pantesan yang pork laku banget disini). Hufy, sayangnya saya nggak boleh makan pork hehe, jadi ya tetap pilih sapi. Ternyata oh ternyata, harga segitu porsinya besar banget wkwkwk...Kebayang dong aku cuma makan berdua sama suami, pesen dua jenis daging sapi yang Beef Skirtmeat dan Marinated Beef Boneless Short Rib pas di bakar banyaaaaak banget, asli cukup banget ini porsinya untuk makan sekeluarga 4-6 orang deh! 


Ini penampakan aslinya si So Galmagei a.k.a Beef Skirtmeat. Daging sapi-nya tidak dimarinasi, jadi mengandalkan cocolan saus banget kalau yang ini. Dagingnya potongannya tipis tapi banyak banget!


Nah kalau ini penampakan si Kkotsal Jumulleok a.k.a Marinated Beef Boneless Short Rib. Gede-gede banget potogannya dan lebih manis dibandingkan So Galmaegi karena sudah dimarinasi. Nggak perlu cocol saus lagi setelah dibakar kalau ini, langsung hap udah enak. 


Nah, setelah aku pilih menu daging, aku tinggal nunggu waiter-nya menyiapkan perlengkapan grilled BBQ-nya dan menyajikan Banchan (Korean appetizer) atau sering disebut Korean Side Dish. Surprise banget disini side dish-nya buanyaaaak banget! YES, you hear me, sebanyak itu dan REFILL (catat sodara-sodara refill for free yaaa!). Aduh bahagia banget deh makan di Magal Korean BBQ ini, di beberapa Korean BBQ resto yang pernah aku coba side dish-nya memang free tapi nggak sebanyak ini, disini ampe bingung ngabisinnya hahaha...Side dish-nya beragam banget, ini aku kasih bocoran yang enak banget menurut lidah aku ya:

Fresh Salad with Black Sesame Dressing

Salad unik yang disiram dengan black sesame dressing yang gurih dan manis. Suami aku suka banget sama salad ini. Seladanya segar banget dan dressingnya belom pernah nyobain eh malah ketagihan dia hihihi...


Kimchi, Lobak Kimchi, Korean Pickle Garlic

Astagaaa, kimchi disini enak banget! Segar dan asam pedasnya pas. Nggak terlalu nyengat banget juga di lidah. Buat yang suka kimchi, asli ini wajib di refill. Aku pun refill berkali-kali sampai nggak kehitung wkwkwkw...Lobak kimchi-nya juga sama enaknya dan yng unik sih suiran daun bawang dengan gochujang sauce. Suami sih yang suka, katanya makan daun bawang buat ngobatin panas dalam hihihi...


 Korean Omelette

Omelette unik yang dimasak berbarengan dengan dibakarnya daging. Jadi, adonan telurnya disiram di pinggiran alat pemanggangnya gitu. Nggak sampai 5 menit omelette sudah jadi dan porsinya banyak banget hahaha...aku sampai take away lho! 



Masih ada beberapa Banchan lagi seperti sauteed broccoli dengan gochujang sauce, pajeon (pancake daun bawang) dan beberapa yang nggak sempat aku foto. Kira-kira sebanyak ini deh di mejaku.


Nah, let's talk about the Korean BBQ. Oiya, di Magal kalau kamu merasa agak repot untuk memanggang, staff mereka siap lho membantu memanggangkan semua pesananmu, jadi kamu tinnggal duduk manis dan makan. Karena aku juga sambil motret, jadi aku lebih memilih meminta staff Magal untuk memanggang dimejaku hihihi...

So Galmaegi/Beef Skirtmeat - 298K

As I told you earlier, beef skirtmeat ini potongan tipis dan kecil-kecil, tapi banyak. Dagingnya somehow not too juicy dibanding Kkotsal Jumulleok. Kalau dibiarkan terlalu lama langsung terasa agak chewy. Makanya aku langsung secepatnya menghabiskan daging ini, dicocol ke gochujang sauce atau sesame oil di wrapped pakai selada, langsung nikmat!


Kkotsal Jumulleok/Marinated Beef Boneless Short Rib - 298K

Nah ini favorit aku dan suami. Rib-nya super juicy dengan potongan tebal dan panjang pula! Dagingnya lebih manis dari So Galmaegi, lebih enak dimakan pakai nasi kalau menurut aku hihi...dicocol gochujang sauce juga sama enaknya kok. Pokoknya daging ini lebih recommended dan lebih cepat abisnya hihihi...





Ttukbaegi Bulgogi/Bulgogi Soup - 89K

Buat si Arga, aku pesenin Bulgogi Soup. Surprisngly porsinya besar banget dan bulgogi beef-nya banyak banget hahaha...ini sih daging dikasih sup, bukan sup isi daging wkwkwk...Ini super enak banget menurutku. Kuahnya gurih manis gitu. Dagingnya juga juicy meskipun mostly lebih banyak bagian lemak-nya sih, tapi gimana yaa suka aja gitu hahaha...


Well, overall aku suka banget makan Korean BBQ di Magal Mapogalmaegi ini. Porsinya besar, banchan-nya nggak kira-kira banyaknya dan pelayanannya juga super helpful banget. Nggak nyesel sih sekali-sekali makan besar disini, apalagi kalau bisa ajak keluarga, lebih worthed lagi sih buat harganya menurut aku. Next time mau nyobain all you can eat-nya ah, pasti makin kalap lagi deh ini! Oiya, sekalian info ini, buat kamu yang belum cobain Zomato Gold ayuk cepat daftar. Pakai kode promo aku "ANNU23495" dan kamu bisa beli membership Zomato Gold ini seharga 160 ribu aja (normal 200 ribu) untuk setahun. 

Untungnya apa sih? Banyak. Dengan punya member Zomato Gold seharga 160 ribu kamu bisa makan di almost 2000 restoran yang sudah jadi rekanan Zomato Gold (list-nya bisa langsung dlihat di aplikasi Zomato) dengan promo beragam mulai dari Buy 1 Get 1 on Food atau Buy 2 Get 2 on Drinks. Contohnya, pas makan di Magal ini, aku beli So Galmaegi seharga 298K, lalu dengann menunjukkan Zomato Gold, aku dapat free Kkotsal Jumulleok seharga sama. Lumayan banget kan kamu cuma bayar 1 harga untuk dua menu. Yuk cobain Zomato Gold! 


Magal Mapogalmaegi Korean BBQ House
Mal Kelapa Gading 3, Ground Floor
Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading
Jakarta Utara
Rsvp. +62 21 21889061 ext. 263
Opening hours: 10 AM - 10 PM

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes