Otak-Otak Ase - Pangkal Pinang, Bangka

Kalau kamu sedang ada di kota Pangkal Pinang, Bangka, hati-hati kalau kepengen makan pempek. Weits, kenapa emangnya? Nggak apa-apa sih, Cuma hati-hati aja kalau ngomongnya sama orang Bangka langsung, pasti kamu bakal langsung dirujuk ke warung otak-otak terdekat. Lho kok gitu? Hahaha ga usah paniK, di Bangka pempek itu artinya otak-otak which is kalau buat kita orang Jakarta pempek dan otak-otak udah pasti beda. Well, that’s the fact sih. Saya aja sempet tertipu pas nanya ke supir taksi. “Pak saya mau coba pempek “ini” ya. Lalu supir taksinya membawa saya ke sebuah warung pempek, tapi di depan warung terpampang besar tulisan “otak-otak” hahaha…

Well, ngomongin soal pempek a.k.a otak-otak, kota Pangkal Pinang, Bangka ini merupakan salah satu surga otak-otak. Disini banyak sekali dijumpai warung otak-otak dari yang paling legendaris sampai yang masih ‘anak bawang’. Nah, pasti saya cari yang sudah terkenal enaknya dong, namanya Otak-Otak Ase. Warung otak-otak ini sudah terkenal seantero Pangkal Pinang bahkan sudah di “rated” di Trip Advisor. Warungnya sendiri tersebar di beberapa sudut kota Pangkal Pinang. Yang terdekat dari hotel saya ada di arah menuju Bandara Depati Amir, tepatnya di Jl. Soekarno Hatta. Kalau dari bandara hanya sekitar 5 menit dengan kendaraan pribadi. Warungnya ternyata besar dan bersih, sudah seperti kafe kecil sih. Di bagian depannya dijajakan oleh-oleh khas Bangka dan dapur umum di mana kita bisa melihat langsung proses pembakaran otak-otaknya.

Otak-otak yang disediakan disini ada 3 macam otak-otak bakar yang dibungkus daun pisang, otak-otak goreng dan otak-otak rebus.

Otak-Otak Bakar
Otak-otak ini sama persis dengan yang sering kita jumpai di Jakarta. Tapi, isinya beda banget. Lebih kenyal, padat dan rasa ikan tenggirinya berasa banget banget! 


Otak-otak Rebus
Ada yang bilang ini mirip dengna pempek lenjer tapi versi rebus. Tapi buat saya pribadi sih teksturnya memang mirip pempek lebih padat tapi nggak sekenyal otak-otak bakar, tapi rasanya lebih mirip otak-otak. Rasa ikan tenggirinya juga tidak sekuat otak-otak, namun tetap asik buat dicemil.


Otak-otak Kulit
Nah yang ini lebih unik. Otak-otak ini terbuat dari kulit ikan tenggiri yang digoreng crunchy. Rasanya kalau menurut saya mirip kayak makan bakwan goreng tapi rasa ikan hahaha...Kalau yang bulat itu adalah Keladi Goreng. KEladi itu sejenis umbi-umbian seperti ubi tapi nggak terlalu manis. Rasanya, surprsingly very good! Suka banget sama Keladi Goreng ini, crunchy di luar tapi moist di dalam. 


Untuk melengkapi nikmatnya Otak-otak Ase ini, kita bisa mencocolnya ke dalam 3 pilihan saus tradisional. Ada saus tauco, saus terasi dan saus cabai. My fav one would be saus tauco. Lebih segar dan nggak terlalu asin dan nggak pedas juga hehehe...


Overall, jajan di warung Otak-otak Ase ini sungguh menyenangkan, apalahi melihat harga satuan semua jenis otak-otaknya hanya Rp2.500 saja. OMG, super duper cheaaap, right! Nggak heran kedai ini selalu ramai tiap harinya baik yang ingin makan di tempat atau membawanya pulang sebagai oleh-oleh. 

See you on my next post of another Bangka-Belitung's culinary posts!

0 komentar:

Post a Comment

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...