[TRAVEL REVIEW] Butterfly Garden, Terminal 2, Changi Airport Singapore

0 komentar


It's been so many years I've not pay a visit to Singapore, padahal negara tetangga ini deket banget sama Indonesia tercinta dan tiketnya pun udah kayak beli kacang rebus, murah-meriah lebih murah daripada ke Raja Ampat atau ke Bali pas peak season. Nggak heran tiap wekend Singapura isinya orang-orang Indonesia yang either cuma pengen belanja, makan atau sekedar apmer foto di depan Merlion hahaha...lebih aneh lagi orang Indonesia macam aku yang ke Singapura cuma main-main di aiport-nya bhahaha macam OKB banget yeee kaan! But honestly, last week, aku ke Singapura memang beneran cuma numpang transit di Changi Airport terus pulang lagi demi pekerjaan *cieee 
Jadi ceritanya aku dan beberapa teman-teman influencer dapat project untuk ngereview Changi Airport gitu, aku kebagian ngereview street food mereka. Nah berhubung waktunya singkat dan aku pun cuma berdua sama temen kantor yang rela menemani (kecuups basah @saikofebi) jadilah aku nggak extend di Singapura. Bingung juga sih soalnya bingung aja mau kemana hihihi...


 



Anyway, di sela-sela kejar-kejaran waktu review restoran sana-sini, aku sempetin mampir ke salah satu transit attraction di Changi Airport. Ini nih yang aku suka dari bandara sekelas Changi Airport, selain di desain ala luxurious mal dengan pusat perbelanjaan dan makan yang lengkap, Changi Airport juga memanjakan siapapun yang terbang/mendarat/transit di Changi betah, jadi nggak ada tuh istilah "transit is the boring time ever" lagi kalau di Changi Aiport. Mereka punya fasilitas sangat lengkap untuk memanjakan penumpang yang transit disini, salah satunya taman tematik. Yup, taman tematik ini hampir tersedia diseluruh area terminal mulai dari T1-T4 dengan tema yang berbeda-beda, ada Sunflower Garden, Butterfly Garden, dll. Berhubung pesawatku Lion Air dan mendarat di Terminal 3, aku hanya sempat mengunjungi Butterfly Garden. 


Butterfly Garden atau Taman Kupu-Kupu ini berlokasi di Level 2 & 3, Transit Area Terminal 3. Jadi. pastikan saat kamu mendarat di Terminal 3, jangan keluar imigrasi dulu. Pergilah menuju area Singapore Food Street Food Court di Lantai 2 (setelah Louis Vuitton store), lalu jalan sampai ke ujung area food court-nya, di sebelah Seven Elevan ada pintu masuk Butterfly Garden (ada petunjuk-nya juga kok, nggak usah takut tersesat disini hihihi). Posisi pintu di lantai 2 ini sebenarnya bersebelahan dengan Ambassador Lounge in case kamu bingung mencari pintu dari arah Singapore Food Street. Butterfly Garden ini buka dari jam 7 pagi - 9 malam, tapi lebih baik mampir kesini di siang hari hehehe...

Pas masuk kesini aku langsung disambut udara dingin dengan suara gemericik air terjun yang membuat aku seolah berada di hutan, beneran nggak berasa deh kalau ini di bandara. Pepohonan hijau dan bunga-bunga yang berwarna-warni langsung menghangatkan mataku. Duuuh, indah banget deh ini taman. Karena aku masuk dari lantai 2, jadi aku harus menuruni tangga melingkar menuju taman di bawahnya, disepanjang tangga banyak banget kupu-kupu cantik yang hinggap...iiih pengen aku comot aja!


Sampai di lantai 1, aku lebih amaze lagi karena berasa dikerubutin kupu-kupu hihihi...nggak heran sih, soalnya di taman kecil begini ada sekitar 1.000 kupu-kupu tropis dari sebanyak 40 spesies yang berbeda-beda tiap musimnya. Di beberapa spot juga sengaja ditanam nanas madu untuk memancing kupu-kupu hinggap, jadi puas banget deh liat kupu-kupu berkerumun begitu....


Yuk, lihat hasil jepretan saya, agak susah sih memang memotret hewan terbang ini, aku harus extra hati-hati karena sebentar-sebentar terbang hihihi...

 
Cantik-cantik kaaan kupu-kupunya! Puas banget deh spent time beberapa menit di dalam taman kupu-kupu ini. Bisa fotoin kupu-kupu cantik, belajar singkat tentang populasi kupu-kupu atau sekedar berselfie ria. So, kalau kamu punya waktu transit yang cukup lama, atau baru mendarat di Changi tapi nggak pengen buru-buru keluar bandara, sempetin deh 10 menit saja ke Butterfly Garden ini, apalagi kalau bawa anak-anak, pasti mereka seneng banget! 

See you on the next Changi Aiport review, guys! 

Butterfly Garden
Departure Transit Lounge Level 2-3
Changi Airport, Singapore

How to get there:
- Dari T3 bisa langsung menuju area departure lantai 2 dekat Singapore Food Street Food Court
- Kalau kamu mendarat di T2, pastikan kamu masih di area arrival/transit, jangan keluar imigrasi dulu. Ada sky train di dalan transit area T2 menuju ke T3
- Kalau kamu mendarat di T1, kamu harus menggunakan sky train menuju T3. Tapi kalau dari T1, kamu harus naik sky train menuju T2 dulu, lalu dari sky train T2 lanjut naik sky train lagi ke T3.
- Waktu tunggu masing-masing sky train hanya sekitar 5 menit bahkan less than itu kok. 

LUXURY & UNIQUE SPA EXPERIENCE at RAFFLES SPA, RAFFLES HOTEL JAKARTA

0 komentar


Alohaaa semuanya...udah masuk akhir Januari aja yaa nggak berasa banget tahun baruan-nya nih. Udah pada ngapain aja nih sepanjang Januari ini, kalau aku sih ya gitu ajaaa kerja-rumah-kerja-rumah tiap hari, libur cuma pas di weekend. Ampe badan rontok tiap hari pergi Marunda-Kuningan-Marunda. Kalau udah begitu rasanya pengen bangeet sekali-kali ambil libur cuma buat sekedar "me time", pijet-pijet asik gitu ya kaan biar badan segar kembali plus pikiran juga rileks. Ya udah akhirnya ngerayu si mas Bonang biar diijinin kabur sebentar sambil nyogok dia pake kue biar jagain si Arga hahaha (yang ini boongan deng). Ya yang jelas awal Januari kemarin, aku berhasil kabur untuk nyobain spa di Raffles Spa, Raffles Jakarta Hotel, Kuningan yeaaaay!


Raffles Spa ini langsung jadi incaran-ku sejak pertama kali ikutan secretary gathering tahun lalu. Waktu itu kan di ajak keliling hotel-nya dan ngelihat langsung spa-nya yang kece bingiiitss...Aduh udah kemimpi-mimpi dari tahun lalu yee kan pengen dipijet-pijet manja disituuu. Raffles Spa ini menjadi salah satu daya tarik dari Raffles Hotel karena menawarkan spa experience yang berbeda dari kebanyakan spa lainnya. Yuk ikutin terus postingan ini untuk tahu keseruan-ku disini...


Raffles Spa terletak di lantai 14 Hotel Raffles Jakarta, bersebelahan dengan area kolam renang dan fitness center-nya. Enaknya spa di Raffles Spa ini, ada beberapa treatment yang sudah termasuk dengan fasilitas whirpool dan kolam renang juga, bahkan untuk yang stay disini, setelah berenang pun bisa memakai fasilitas sauna room di dalam area spa. Area spa-nya luas sekali, dengan ukuran ruang 677 m2, Raffles Spa ini memiliki 1 ruang tunggu di luar dan ruang tunggu di masing-masing area changing room pria dan wanita, 6 ruang treatment dan 2 ruang VIP lengkap dengan salon untuk hari treatment dan nail salon, foot massage room dan steam room serta hydrotherapy experiences area yang akan aku ceritain serunya di postingan ini.



Aku kesini kebetulan di hari libur nasional jadi agak sepi. Saat datang kesini aku langsung disambut hangat oleh resepsionis yang dengan sigap memberikan aku informasi tentang spa apa saja yang tersedia. Di Raffles Spa ini mereka punya beberapa treatment andalan seperti Indonesia Heritage Experience, Mind & Body Spa Ritual, Raffles Jakarta Signature Heritage Massage dan Tibetian Vibration Relaxation Massage. Untuk lebih jelasnya bisa lihat di link ini. Karena sebelumnya aku pun sudah baca-baca sedikit tentang treatments mereka, jadi aku  memutuskan milih Raffles Jakarta Signature Heritage Massage-nya. 

Raffles Jakarta Signature Heritage Massage

With Asian inspirations in mind, Raffles Jakarta has thoughtfully crafted this signature massage to ensure a truly authentic experience. Using a combination of Lomi Lomi, Balinese and Javanese massage techniques, and a signature Ginger oil, this traditional massage decreases muscle tension, indulge the senses, and relaxes the mind and body.


Setelah memilih treatment, resepsionis-nya a.k.a mba yang saya lupa namanya mempersilahkan saya masuk ke ruang tunggu sambil ia mempersiapkan perlengkapan dan mengecek terapis-nya. Sambil menunggu di ruang tunggu yang sangat cantik, saya diberikan welcome drink berupa minuman kunyit yang segar lengkap dengan handuk basah untuk menyegarkan wajah. 


Nah, ini nih one of the best thing I love about Raffles Jakarta's services and staffs. Kalau biasanya di tempat lain minuman di berikan setelah treatment, disini diberikan di awal treatment (even di akhir treatment saya di tawarkan lagi!) Mba-nya pun tidak segan menawarkan kepada adik saya dan pacarnya yang kebetulan mengantar saya dan menunggu di ruang resepsionis. Adik saya saja sampai terkejut pas mba-nya membawakan minuman kunyit yang sama seperti saya hihihi...Sambil menikmati kunyit segar itu saya diminta mengisi sebuah formulir tentang data diri pribadi dan riwayat kesehatan serta bagian mana saja yang ingin difokuskan untuk dipijat. Setelah lengkap, saya pun dipersilahkan masuk ke ruang ganti dan diberikan sebuah kunci seperti foto di  bawah ini. Kunci ini berfungsi sebagai kunci loker. Tinggal ditempelkan saja ke lokernya nanti akan terkunci otomatis, begitupun saat ingin membuka. Sangat simpel dan bisa dipakai sebagai gelang juga biar nggak hilang. 


Ruang ganti-nya sangat luas sekali dengan loker yang sangat banyak, shower room dan toilet terpisah, dan meja rias yang sangat besar. Masuk ke area dalam, kita akan menemukan Hydrotherapy area. Disini lah beda-nya Raffles Spa dengan spa lainnya. Jika di tempat lain kita hanya langsung di pijat saja, disini kita dieprsilahkan untuk menikmati fasilitas hidroterapi ini untuk melemaskan otot-otot tubuh sebelum dipijat. Wah saya baru tau lho sebelum pijat saja kita harus dibuat rileks dulu, padahal pijat juga bakalan bikin rileks kan ya hihihi...



Anyway, di dalam ruang hidroterapi ini terdapat 1 Sauna Room, 1 Ice Fountain Room, 1 Shower Experiences Room dan 2 Heated Lounge Chair. Well, jadi urutan tretment-nya seperti ini. Pertama kita sauna dulu untuk membuka pori-pori, lalu masuk ke dalam Ice Fountain Room. Nah ini uniknya, di sini agak sedikit amazed awalnya buat apaan es serut segitu banyaaaak wkwkwk, taunya untuk menutup kembali pori-pori kulit setelah sauna tadi dan menghidrasi kulit, tinggal dibalurkan aja ke seluruh tubuh dan rasakan sensasi dinginnya. Cuma agak sedikit repot karena harus membalur sendiri jadi hanya beberapa bagian tubuh aja yang saya kasih es hihihi...

Setelah itu, untuk lebih menyegarkan tubuh dan pikiran kita bisa masuk ke Shower Experiences Room. Inilah spa experience yang nggak akan kamu temui di tempat lain, cuma disini kita bisa merasakan shower experience dengan 3 pilihan tekanan air mandi yang berbeda dilengkapi dengan suara-suara suasana di hutan tropis, suara angin yang lembut atau suara badai. Ketiganya menjadi pilihan menarik bagiku, namun favorit aku adalah Carribean Shower dengan tekanan air yang tidak terlalu keras dan suara-suara burung serta air terjun persisi seperti sedang mandi di bawah air terjun di hutan. Best experience ever! 

*(this photo only is courtesy of NOW! Jakarta)

Setelah shower, badan aku makin segar dan untuk sedikit menghangatkannya, aku duduk di Heated Lounge Chair, sebuah bangku marmer yang sudah dihangatkan. Sensasi hangat dan rileks langsung menjalar ke seluruh tubuhku saat berbaring disitu sambil menikmati pemandangan langit Jakarta dari ketinggian lantai 14. Ah what a heaven experience!



Setelah sesi hidroterapi selesai, aku pun masuk ke treatment room. Seorang private therapist membawa saya ke ruang terapi yang sangat luas seperti kamar pribadi saya, lengkap dengan bathtub, kamar mandi dan dapur kecil. Sebelum memulai terapi saya dipersilahkan memilih minyak untuk pijat. FYI, sebagai luxury spa, Raffles Spa memakai spa product dari Gaylia Kristensen, cosmetic breakthrough products from Australia’s newest, most dynamic skincare company. Kita bisa memilih antara Sandalwood Oil yang menenangkan, Green Tea Oil yang menyegarkan, atau Clove & Cinnamon Oil yang mengembalikan kesegaran tubuhAku sendiri lebih suka aroma kayu manis dan cangkeh dari Clove & Cinnamon Oil sekaligus minyak ini memberikan rasa hangat ke badan.




Sebelum di pijat, terapis membersihkan dan memberikan pijatan lembut di kaki dengan garam laut. Lalu, mempersilahkan aku naik ke tempat pijat dan mulai memijat saya dengan lembut. Membuat semua otot-otot yang tegang mendadak rileks dan pikiran yang rumit perlahan hilang. Saat aku merasa tekanannya terlalu lembut pun, dia dengan sangat ramah menambah tekanannya. Saat itu juga aku merasakan Raffles Spa has the best therapist ever! Mba terapis-nya begitu manis dan ramah dan melayani aku dengan begitu perhatian. This is another of best things I found in Raffles Spa. Terapis-nya benar-benar seperti terapis pribadi saya, dia sangat mengerti keadaan tubuh saya yang lelah saat itu bahkan saat saya sedikit merasa kesulitan bernapas karena hidung mampet, dia dengan baik hati menawarkan saya untuk menghirup mint oil. I wasn't paid to tell you this experience, benar-benar dari hati saya merasakan baru kali ini menemukan terapis yang sangat-sangat perhatian sekali. Selama 90 menit saya hanya merasakan tubuh saya seperti melayang, begitu rileks, begitu damai. 



Setelah 90 menit, terapis mempersilahkan saya mandi dan berganti pakaian. Saat melihat baju mandi saya basah karena tersiram air saat di ruang hidroterapi, dia dengan, again, sangat ramah meminta saya berganti baju mandi even she said (saat saya menolak untuk diganti karena toh masih ada handuk yang kering untuk melapis badan saya menuju ruang ganti) "jangan mba, baju mandinya basah banget, nanti mba masuk angin lho", dengan suara merayu yang, Oh God, I can't resist her help hahaha....Geez, Raffles, thumbs up for your best trained therapists! 

Well, overall, setelah menjalani sesi hidroterapi dan pijat, I feel sooo recharge. Rasanya nggak pernah merasa sesegar dan seringan itu saat melangkah *ecieeee....Raffles Spa benar-benar memberikan pengalaman luxurious spa like I've never had before. Already listed on my list akan datang lagi kesini untuk next treatment. Thank you so much Raffles Spa for your great hospitality and uber kind staffs and therapists. Well guys, semoga honest review ini membantu kalian untuk memberikan hadiah terbaik untuk tubuh, jiwa dan raga yang lagi butuh penyegaran ya...Trust me, you'll leave happier after indulged yourself in Raffles Spa! 

Till the next post! 

Cheers,
Icha

 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes